Malang, memorandum.co.id - Pemerintah Kabupaten Malang mendorong koperasi melakukan pembenahan managemen sehingga menjadi koperasi modern yang mampu menyangga perekonomian. Menguatkan itu, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang menggelar sosialisasi dan pelatihan pada pengurus koperasi dengan menitikberatkan pada pelaporan keuangan koperasi berbasis online (E-LapKop), di Holet Ollino Kota Malang. Rabu (23/6/2021). Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang Panjhaningsih Srirejeki menyampaikan perlu adanya peningkatkan organisasi koperasi. “Kegiatan ini ditujukan pada pengurus, khususnya ketua dalam melakukan pelaporan secara online untuk ke depannya,” katanya. Kegiatan yang diikuti 100 koperasi ini Dinas Koperasi UMKM bekerja sama dengan CV Mitra Net Solusindo. “Agar ke depan nantinya sumber daya manusia (SDM) perkoperasian, menjadi memahami IT dengan tujuan koperasi kedepan menjadi mantap dan berkembang,” harapnya. SDM yang memahami dan mendalami IT ini dapat melakukan pelaporan keuangan dan juga pengembangan usaha untuk kesejahteraan anggota. Ini selaras dengan program pemerintah pusat agar koperasi secara organisasi menjadi lebih modern dan pengurusnya dapat mengembangkan usaha dengan lebih baik. Dengan mengikuti perkembangan IT maka koperasi dalam melaporkan kinerja dari aspek kelembagaan, maupun usaha dan laporan keuangan koperasi dapat dilakukan secara online. “Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi dan kompentensi SDM koperasi melalui aplikasi software berbasis teknologi informasi," terang Panjha. Disampaikan, program prioritas kementrian saat ini mewujudkan 500 koperasi moderen dan diharapkan salah satunya adalah koperasi di Kabupaten Malang. Sementara itu, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menyampaikan koperasi harus mampu bersaing dengan perusahaan, diantaranya bidang pemasaran. “Karena kedepannya akan berpengaruh pada kemajuan serta peningkatan bidang usaha yang digeluti koperasi," kata Wabup Malang. Pemanfaatan IT akan mendukung peningkatkan kinerja serta menghemat waktu dan biaya bila dibandingkan secara manual. Wabup mengharapkan koperasi terus berinovasi mengembangkan usahanya sehingga tidak hanya pada satu usaha unit simpan pinjam. “Serta perlu menjaga anggota dari jeratan koperasi abal-abal yang bergerak dalam bidang simpan pinjam,” tegasnya. Diketahui, jumlah koperasi di Kabupaten Malang sebanyak 1.335 lembaga. Sebanyak 1.324 lembaga masuk kategori aktif dan yang tidak aktif ada 11 koperasi. Dari kategori aktif itu dipetakan, yang ada di papan atas ada 657 koperasi, kategori konsolidasi atau tengah sebanyak 642 koperasi dan kategori rehabilitasi 36 koperasi. (kid/ari)
Pemkab Malang Wujudkan Koperasi Modern
Rabu 23-06-2021,17:33 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 26-02-2026,20:42 WIB
Viral LPMK Surabaya Minta THR, DPRD Desak Camat Tandes Evaluasi Ketua
Kamis 26-02-2026,20:47 WIB
Imanol Garcia Kembali, Persik Kediri Optimis Hadapi Persis Solo di Super League
Kamis 26-02-2026,20:05 WIB
Pemkab Gresik Salurkan Bantuan Tahap Pertama bagi ODHIV dan Program Kewirausahaan
Jumat 27-02-2026,09:56 WIB
30 Promo Hijab Pashmina Viscose TikTok Bawah Rp 100.000 untuk Tampil Cantik Lebaran 2026
Jumat 27-02-2026,12:45 WIB
PN Surabaya Vonis Mati Dua Terdakwa Narkoba, Masa Percobaan 10 Tahun
Terkini
Jumat 27-02-2026,19:41 WIB
Candra Lesmana Mengaku Curi Motor karena Kebutuhan Ekonomi
Jumat 27-02-2026,19:35 WIB
Polsek Balongbendo dan Bhayangkari Bagikan 400 Paket Takjil ke Pengguna Jalan
Jumat 27-02-2026,19:31 WIB
PMII Tulungagung Gelar Aksi Simbolik Berpakaian Hitam di Depan Mapolres
Jumat 27-02-2026,19:01 WIB
Sekretariat DPRD Jatim Bagikan 1.500 Paket Takjil di Surabaya
Jumat 27-02-2026,18:30 WIB