Surabaya, Memorandum.co.id - Rencana pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan menuai kritik dari anggota Komisi B DPRD Jatim, Subianto. Menurut Subianto, rencana pengenaan skema PPN tersebut bisa mengancam ketahanan pangan, khususnya di Jawa Timur. "Kalau Sembako kena PPN, maka toko-toko kecil harus menyiapkan managemennya dan ini menjadi pukulan berat bagi para pelaku usaha Mikro," terang Subianto saat berbincang dengan memorandum.co.id, Senin (14/6/2021). Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, pelaku usaha mikro banyak bergerak di pasar-pasar dan pracangan yang berjualan sembako. Karena itu, pemerintah harus memertimbangkan secara bijak Politisi Partai Demokrat ini menekankan pemerintah harusnya mempertimbangkan rencana pengenaan pajak pada sembako dengan baik. Ia meyakini 120 anggota dewan Jatim terusik dengan rencana tersebut. "Prinsip kebijakan yang membebani masyarakat harus dikaji ulang," tegas dia. Politisi asal Kediri ini menegaskan, pemerintah perlu mempertimbangkan secara matang untuk memberikan beban pajak. Sebab sembako bakal menjadi komoditas yang tidak luput dari pajak. Pemerintah berencana mengenakan PPN pada barang kebutuhan pokok. Hal itu tertuang dalam draf RUU Perubahan Kelima atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). pada Pasal 4A, barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat dihapus dari barang yang tidak dikenai PPN. Dengan begitu, artinya, sembako akan dikenai PPN.(day)
DPRD Jatim: Pajak Sembako Ancam Ketahanan Pangan
Senin 14-06-2021,11:38 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,18:40 WIB
Terbengkalai Tujuh Tahun, Aset Pemkot Surabaya di Jalan Jepara Disiapkan untuk Relokasi Pasar PPI
Jumat 06-11-2026,19:09 WIB
Komisi A DPRD Jatim Soroti Kekurangan 13 Jabatan OPD di Pemprov Jawa Timur
Jumat 06-11-2026,23:08 WIB
Golkar Buka Suara soal Isu Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Bahlil Terseret
Jumat 06-11-2026,18:24 WIB
Bahan Baku Obat Indonesia Masih 80 Persen Impor, Hilirisasi Herbal Lokal Dipercepat
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Terkini
Sabtu 07-11-2026,17:29 WIB
Anas Urbaningrum Usulkan DPR Bentuk Pansus untuk Audit Praktik Penyadapan
Sabtu 07-11-2026,16:39 WIB
Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Kecamatan Ngantru Gelar Donor Darah Diikuti Puluhan Warga
Sabtu 07-11-2026,15:41 WIB
APBD 2027, Pemkab Pasuruan Alokasikan Anggaran untuk 3 Proyek Strategis
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,14:37 WIB