Pasuruan, memorandum.co.id - Pengurusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik milik Dawama (60), warga Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan ditarik biaya sebesar Rp. 700.000 oleh salah satu perangkat desa setempat beberapa waktu lalu. Munip, anak kandung dari Dawama mengadu, awal mulanya ia hendak melakukan pengurusan E-KTP di desanya, ternyata didatangi oleh Rohim selaku Kasun Susukanrejo III, Desa Susukanrejo ke rumahnya serta meminta uang pengurusan sebesar Rp 700.000. “Beberapa waktu yang lalu, harinya saya lupa yang penting sore, Pak Rohim itu langsung ke rumah dan bilang kepada saya untuk biaya pengurusan e-KTP sebesar Tujuh Ratus Ribu Rupiah, padahal saya sudah meminta keringanan tapi Pak Rohim tidak mau, akhirnya saya bayarkan sesuai permintaannya sebesar Tujuh Ratus Ribu Rupiah kepada Pak Rohim,” ungkap Munip. Munip menambahkan, usai membayar sejumlah uang itu, seorang kepala Dusun tersebut malah meminta biaya tambahan lagi kepadanya. “Sempat meminta biaya tambahan, namun saya tak memberikannya,” paparnya kepada Memorandum.co.id, Rabu (9/6) kemarin. Saat ditemui Memorandum.co.id, Rohim, Kepala Dusun Susukanrejo III mengakui kalau dirinya menerima uang dari Munip untuk pengurusan e-KTP baru. “Iya, uang pembuatan e-KTP baru dari saudara Munip, saya yang menerimanya sebesar Rp. 700.000," akunya. Rohim mengaku, dari uang tersebut ia mendapatkan komisi sebesar Rp. 25.000 dari seorang calo. “Saya dari calo itu mendapatkan uang bensin saja, sebesar Dua Puluh Lima Ribu Rupiah,” tutupnya. Menanggapi kabar tersebut, Rijono, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Susukanrejo sangat menyayangkan kejadian tersebut, sekaligus memberikan peringatan keras kepada Kasunnya. “Usai kabar itu meluas, kami langsung memanggil seluruh perangkat desa untuk memberikan peringatan agar tidak terjadi kejadian seperti itu lagi,” ungkapnya. Lebih lanjut ia menuturkan, kalau praktik penarikan seperti itu sudah lama, tepatnya sebelum ia menjabat sebagai PJs di desa itu. “Saya baru di sini. Praktik itu sudah lama, mulai dari kepemimpinan Kades yang lama, tapi saya tetap mengambil tindakan, apabila masih tetap dilakukan, akan kami tindak tegas,” tandasnya. (rul/rsk)
Urus e-KTP Ditarik Rp 700.000, Warga Susukanrejo Pasuruan Mbengok
Kamis 10-06-2021,09:22 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,07:13 WIB
Sidang Ke-6 Maidi Madiun Cs (5): Rofieq Uler Raya Bantah Jadi ''Pengepul'', Maidi Tidak Pernah Minta Fee
Selasa 28-07-2026,21:44 WIB
Korsleting Sulap Kandang di Gandusari Blitar Jadi Abu, 450 Ekor Ayam Mati Terpanggang
Rabu 29-07-2026,14:24 WIB
Situbondo dan Serang Teken MoU Anyer-Panarukan 3R, Bangun Koridor Wisata Sejarah dan Ekonomi
Selasa 28-07-2026,21:37 WIB
Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Aktif Usulkan Perbaikan Jalan Melalui Kanal Resmi
Rabu 29-07-2026,07:30 WIB
Waspada Lelang Murah Palsu! DJKN Jatim Ungkap Ciri Utama Penipuan Banyak Memakan Korban
Terkini
Rabu 29-07-2026,20:39 WIB
BPJS Kesehatan dan Kejari Kabupaten Kediri Perkuat Kepatuhan Badan Usaha demi Keberlanjutan UHC
Rabu 29-07-2026,20:36 WIB
Nasabah Koperasi di Lamongan Laporkan Dugaan Penipuan Tabungan Rp253 Juta ke Polisi
Rabu 29-07-2026,20:19 WIB
Kejari Kota Mojokerto Lelang 9 Kendaraan Rampasan Negara, Pameran Dibuka Mulai 3 Agustus
Rabu 29-07-2026,20:16 WIB
Sidang Ke-6 Maidi Madiun Cs (6): Saksi CV Sekar Arum Ungkap Pengerjaan TPA Winongo dan Dana CSR
Rabu 29-07-2026,20:10 WIB