Surabaya, memorandum.co.id - Tidak hanya pandemi Covid-19 yang masih terasa keberadaannya, melainkan suasana bulan suci Ramadan juga dirasakan khususnya oleh umat Islam di seluruh dunia. Menapaki Ramadan di tengah pandemi ini, Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Dr Mulyanto Nugroho, CMA CPA mengajak kepada seluruh sivitas akademika untuk tetap bisa melakukan ibadah dengan baik dan saling berbagi kepada sesama. "Selagi di bulan suci Ramadan, baiknya kita yang punya ekonomi stabil harus memiliki kesadaran dan empati terhadap sekelilingnya," ujar cak Nug sapaan akrab Mulyanto Nugroho, Senin (10/5/2021). Di samping kesibukannya sebagai dosen fakultas ekonomi dan bisnis (FEB), dia juga sebagai ketua Ta’mir Masjid Agung At-Taqwa Sidoarjo sejak 2010 lalu. Sehingga selama bulan Ramadan ini, cak Nug banyak mengisi waktunya dengan kegiatan di masjid seperti berbagi dan aktivitas ibadah lainnya. “Setiap hari kami mengadakan buka puasa bersama menyiapkan 200 nasi dan takjil per hari. Apalagi di pekan malam lailatul qadar ini kami pasti meng-handling," tuturnya. Bagi cak Nug, Ramadan ialah momentum mengajarkan tentang banyak hal dan waktu yang tepat dalam menuai kebaikan tanpa mengharap pamrih dari siapapun. Ramadan juga dimaknainya sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sembari menjalankan rukun iman serta rukun islam. Di masa pandemi Covid-19 ini, kata cak Nug, telah membuat perekonomian masyarakat berada dalam posisi yang sulit, “orang miskin di Indonesia mengalami kenaikan 0,57 persen dibanding 2020, di angka 9%. Kalau agregat total turun 20%," ulasnya. Untuk itu, selain menunaikan ibadah salat, Ramadan ini dirinya mengajak kepada khalayak luas mengamalkan bantuan lebih banyak lagi kepada para fakir miskin. Sehingga indahnya bulan Ramadan terisi amalan perbuatan baik dan kembali ke fitri. “Selain menjalankan ibadah kewajiban lima waktu, alhamdulillah juga menjalankan puasa diikuti salat tarawih. Bahkan di 10 hari terkahir Ramadan ini sering itikaf, salat malam, salat Tahajud, salat Hajat, salat Tasbih, itu saya lakukan,” tuturnya. Cak Nug juga menyempatkan tadarus secara tekun setiap kali sebelum waktu subuh maupun malam. Baginya, meski kali kedua bulan Ramadan di tengah pandemi, dia tetap melakukan hal yang produktif dan menyempatkan untuk selalu berzikir. Harapan cak Nug di bulan Ramadan, bulan penuh berkah dan ampunan ini, dirinya mengamini agar kondisi perkekonomian di Indonesia segera kembali stabil dan sejahtera bersama-sama. “Mudah-mudahan pandemi segera berlalu, sehingga ekonomi segera tumbuh kembali dan (jumlah) fakir miskin makin kecil. Mari tingkatkan keimanan untuk saling menghargai dan menciptakan kedamaian yang menjadikan kita kembali fitrah dengan saling memaafkan. Karna indahnya berbagi melengkapi indahnya kebersamaan dalam nuansa Ramadan," pungkasnya. (mg3)
Rektor Untag Ajak Lebih Peka untuk Berbagi pada Bulan Ramadan
Senin 10-05-2021,17:08 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,08:20 WIB
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Daftar Film Bioskop April 2026 Paling Lengkap
Senin 06-04-2026,19:30 WIB
Puluhan Warga Geruduk Kantor Kelurahan Josenan Madiun Tolak Pembangunan KKMP di Lapangan
Senin 06-04-2026,11:37 WIB
Ngaku Driver Ojol, Sarjana Hukum Gasak Barang Penumpang, Jaksa Tuntut 1 Tahun Bui
Senin 06-04-2026,09:45 WIB
Dijaga Ketat, BBPJN Pastikan Jembatan Suramadu Aman dan Bisa Dilalui hingga 100 Tahun
Senin 06-04-2026,13:49 WIB
Ultimatum dari Balai Kota Madiun, Ancam Copot Lurah hingga Percepatan Kinerja OPD
Terkini
Senin 06-04-2026,23:08 WIB
Bupati Jember Tinjau Banjir Mumbulsari, Koordinasi dengan Provinsi untuk Penanganan Cepat
Senin 06-04-2026,23:04 WIB
Gus Fawait Serap Aspirasi Warga Lewat Program Bunga Desaku di Mumbulsari
Senin 06-04-2026,22:05 WIB
Dindik Jatim Gandeng Industri, 137 SLB Perkuat Kompetensi ABK
Senin 06-04-2026,22:01 WIB
Persit Bisa Dorong UMKM Nasional Lewat Pameran Produk Kreatif
Senin 06-04-2026,21:55 WIB