Blitar, Memorandum.co.id - Kapolres Blitar, AKBP Leonard M. Sinambela memantu langsung rumah karantina PMI Kabupaten Blitar bersama Dandim 0808/Blitar, Letkol Arm Muslikh. Kapolres meninjau rumah karantina untuk warga PMI Kabupaten Blitar yang bertempat di Hotel Kharisma Krakal Wlingi dengan jumlah PMI yang dikarantina sebanyak 27 orang. Rinciannya, 22 perempuan dan 5 laki-laki. Sebanyak 141 pekerja migran dilaporkan kembali ke kampung halaman di Kabupaten Blitar. Mengantisipasi penularan dan mencegah serta memutus mata rantai Covid-19 yang berpotensi meningkat, setibanya di Kabupaten Blitar mereka tidak serta merta diperbolehkan pulang ke rumah. Mereka wajib melakukan karantina selama 5 hari di Posko PPKM mikro di desa masing-masing. Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, di wilayah hukumnya ada 87 pekerja migran pulang kampung, selebihnya merupakan warga Kabupaten Blitar bagian barat dan utara yang masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota. Para pekerja migran yang kembali ke Blitar sebenarnya sudah mengantongi tes swab PCR dari negara keberangkatan serta di Bandara Juanda. Mereka juga setelah menjalani karantina dan dinyatakan non-reaktif sebelum dikembalikan ke daerah asal. Namun sebagai langkah antisipasi, sesampai di daerah asal, mereka diwajibkan melakukan karantina kembali. "Hal ini untuk semakin meyakinkan, mereka benar-benar kembali ke keluarganya dalam kondisi sehat," ujar Leonard, Selasa (4/5/2021). Dia menambahkan, data pekerja migran yang kembali ke Blitar terus bertambah setiap harinya. Setelah mendapat pemberitahuan dari provinsi soal adanya pekerja migran yang akan masuk daerah, pihaknya langsung menginstruksikan polsek jajaran untuk melakukan pendataan. "Kami terus memantau perkembangan dan jumlah pekerja migran yang kembali ke Blitar. Para kapolsek bersama muspika dan 3 pilar terus mendata warganya yang baru pulang dari luar negeri dan mereka juga langsung diminta melakukan karantina di posko PPKM mikro desa masing-masing," jelas Leonard. Data yang tercatat di Disnaker Kabupaten Blitar, sampai saat ini masih sekitar 17.000 TKI/PMI yang masih berada di luar negeri. Dari jumlah itu, didominasi TKI/PMI yang berada di Hong Kong dan Taiwan. Senada dengan Kapolres, Kepala Disnaker Pemkab Blitar, Haris Susianto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Blitar untuk penanganan TKI yang pulang ini. "Selama ini kami sampaikan camat untuk isolasi mandiri 5 hari. Setelah itu diambil swab-nya oleh dinkes," kata Haris.(pra)
Kapolres Blitar Pantau Rumah Karantina Pekerja Migran
Selasa 04-05-2021,12:56 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,17:57 WIB
Kodaeral V Gagalkan Pengiriman 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Ilegal di Surabaya
Rabu 04-11-2026,16:26 WIB
Gegara Sakit Hati, Pria Jombang Sebar Video Intim dengan Mantan Kekasih di Dunia Maya
Rabu 04-11-2026,23:26 WIB
Polres Mojokerto Bongkar Dugaan Sindikat TPPO Internasional, 23 WNA Korban Scamming Diselamatkan
Rabu 04-11-2026,16:22 WIB
Progres Penyidikan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Kerap Cekcok soal Finansial
Rabu 04-11-2026,23:04 WIB
Kasus Pembunuhan Madiun, Saksi Ungkap Mesin Pencacah Tono Dibongkar dan Dijual
Terkini
Kamis 05-11-2026,13:12 WIB
Plt Bupati Tulungagung Pimpin Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi
Kamis 05-11-2026,13:05 WIB
Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp156 Juta, Tera Ulang Timbangan Kini Gratis di 48 Titik
Kamis 05-11-2026,13:03 WIB
104.353 Peserta PBI JK di Surabaya Dinonaktifkan, BPJS Imbau Warga Segera Cek Status
Kamis 05-11-2026,12:56 WIB
Respons Keluhan Warga, Kontraktor Proyek Jalan Wiyung Menganti Komitmen Selesaikan Bertahap
Kamis 05-11-2026,12:54 WIB