LAMONGAN - Euforia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jawa Timur sangat terasa di Lamongan. Antusias warga tampak saat pembukaan yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (6/7) malam ini. Dalam acara tersebut, panitia juga menyediakan stan bagi para Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada dari berbagai kota/kabupaten di Jatim. Seperti Tuban, Bojonegoro, dan Gresik. Semua stan UMKM tampak diserbu oleh pengunjung. Di sentra UMKM yang disediakan tampak ada beragam jualan menarik dan unik yang ditawarkan. Mulai dari makanan, souvenir berupa gantungan kunci, pin, boneka maskot, tas, topi, gelang, serta pakaian berlambang porprov. Khususnya kaus dan boneka maskot asal Lamongan yakni Lilo paling banyak mengundang minat para pengunjung. Harganya pun bisa dikatakan terjangkau kisaran harga Rp 100 ribu-Rp 250 ribu. Salah satu pengunjung, Ade Junaidi Abdillah warga asli Lamongan, mengaku jika dirinya memang ingin melihat perhelatan Porprov Jatim di tanah kelahiranya. Selain itu juga untuk mencari souvenir khas porprov sebagai kenang-kenangan karena Lamongan menjadi tuan rumah ajang bergengsi ini. "Saya ingin beli kaus dan boneka maskot bernama Lilo karena unik, berbentuk lele berwarna biru. Lilo merupakan representasi dari lele lokal, produk unggulan Kabupaten Lamongan," ujar pria tersebut. Sementara untuk stan makanan tak kalah dengan souvenir. Beberapa stan menawarkan keunikan berupa keripik kelor, keripik ketingkir, dan lain-lain. Harganya pun sangat murah untuk makanan unik ini dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu. Ketika Memorandum mengunjungi stan, salah satu stan menarik adalah asal Kabupaten Tuban yang menampilkan berbagai macam tawaran yang tak kalah unik. Salah satu khas oleh-oleh di sana adalah kecap Laron. Hal itu disampaikan Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban Suwanto, meskipun memiliki nama Laron, bukan berarti bahannya dari hewan Laron. Ini hanya merupakan merek saja. Kecap Laron asli dari Tuban ini memiliki cita rasa yang berbeda dengan kecap biasanya. Teksturnya lebih kental dan kualitasnya masih terjamin dengan baik. "Ada juga makanan unik yaitu keripik kelor dan kripik ketingkir. Harganya hanya 20 ribu rupiah," kata Suwanto. (alf/tyo)
Stan Bazar UMKM Porprov Jatim Diserbu Pengunjung
Sabtu 06-07-2019,20:35 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,11:15 WIB
Tim Gabungan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi di Jiwan dan Manguharjo Madiun
Senin 27-07-2026,19:52 WIB
5 Calon Debutan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Baker hingga Rizky Eka Siap Unjuk Gigi
Senin 27-07-2026,15:34 WIB
Lupakan Kemenangan Lawan Persija, Bernardo Tavares Fokus Benahi Kekurangan Persebaya
Senin 27-07-2026,20:26 WIB
Sidang Ke-6 Maidi Madiun (4): Jejak Fee hingga Dana CSR, Tiga Kontraktor Beber Mekanisme Proyek di DPUPR
Senin 27-07-2026,08:49 WIB
BKD Jatim Fasilitasi Try Out CASN untuk 517 Alumni Unair
Terkini
Selasa 28-07-2026,07:13 WIB
BGN Gandeng Kejagung Sisir Mitra MBG Bermasalah, Sudaryono Tegaskan Tak Ada Toleransi
Selasa 28-07-2026,07:09 WIB
Siap Digelar Agustus 2026! Pawai Budaya Terbesar di Blitar Kembali Hadir, Intip Rute dan Kesiapan BEN Carnival
Selasa 28-07-2026,06:21 WIB
Jelang Muktamar ke-35 NU, Panitia Gelar Rakor Teknis Sterilisasi Lokasi dan Penjemputan Peserta
Selasa 28-07-2026,06:04 WIB
Gegara Obat Nyamuk, Rumah Sekaligus Bengkel di Blitar Ludes Terbakar
Senin 27-07-2026,22:42 WIB