Surabaya, memorandum.co.id - Hendrik Susanto, Slamet Santoso, Agung Susilo, Indra Wida Kurniawan, Puryanto, Rama Putra, Mohamat Mo'in, dan Suyitno, delapan terdakwa dalam pencurian kabel PT Telkom di Jalan Raya Mastrip Karangpilang, Surabaya mulai diadili, Kamis (22/4/2021). Bertempat di ruang sidang Tirta 1 Pengadilan Negeri Surabaya, jaksa penuntut umum (JPU) Irene Ulfa dari Kejari Tanjung Perak mendakwa kedelapan orang tersebut dengan pasal 363 ayat 1 ke-4 dan ke-5 KUHP. Dalam surat dakwaannya, JPU menyebutkan terdakwa Hendrik dan Indra Wida Kurniawan merencanakan untuk mengambil kabel milik PT Telkom yang rencananya kabel tersebut akan dijual di Jakarta. "Dengan mengendarai mobil Sigra putih S 1623 SO, para terdakwa melakukan survei lokasi di daerah Jalan Raya Mastrip, untuk mempelajari situasi dan keberadaan kabel milik PT Telkom yang akan diambil," kata Irene saat membacakan dakwaannya. Selanjutnya, masih kata JPU, pada Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 02.00, menuju ke lokasi tempat kabel miliki PT Telkom ditanam. Empat orang terdakwa bertugas mengawasi orang dalam radius 500 meter dan mengawal hasil yang telah diambil. "Setelah keadaan dirasa aman kemudian Andik (DPO) dan lima belas orang yang tidak dikenal oleh para terdakwa dengan memakai rompi proyek menuju ke lokasi kabel milik PT Telkom yang ditanam dan memasang dua buah alat peraga isyarat lampu lalu lintas dan salah seorang memegang satu buah senter lalu lintas di sekitar lokasi sehingga seolah-olah sedang dilakukan perbaikan kabel Telkom oleh PT Telkom," bebernya. Kemudian, Andik (DPO) dan lima belas orang yang tidak dikenal oleh para terdakwa langsung menggali tanah dan membuka tutup rumah kabel telkom bawah tanah dan masuk kedalam gorong-gorong dengan membawa delapan linggis besi, tiga buah palu, dua buah gergaji besi, tiga betel, rantai satu buah dan memotong kabel fiber optik dengan menggunakan enam buah kapak. Nahas, aksi para terdakwa kemudian diketahui oleh saksi Budi Prasetyo dan saksi Yeyen Supardjo yang patroli pengamanan dan pengawasan aset milik PT Telkom, yang kemudian pihak PT. Telkom melaporkan kepada Polrestabes Surabaya dan berhasil menangkap para terdakwa. "Akibat perbuatan para terdakwa, mengakibatkan PT. Telkom mengalami kerugian yang ditaksir lebih kurang Rp 9.371.000,-," ujar JPU. Usai pembacaan dakwaan, kedelapan terdakwa membenarkannya. (mg-5/fer)
Delapan Terdakwa Pencuri Kabel PT Telkom Diadili
Kamis 22-04-2021,21:39 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 15-10-2026,11:57 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi Murka Pengawasan Parkir Kendor, Ancam Copot Jukir Bermasalah
Kamis 15-10-2026,23:23 WIB
Dari Pekarangan Sempit Jadi Sumber Pangan, Warga Pagesangan Panen Lele 50 Kg
Kamis 15-10-2026,19:43 WIB
Mediasi Buntu, Just Yoga Belum Beri Kepastian soal Tunggakan Gaji Dua TKA dan Kerugian Member
Kamis 15-10-2026,13:57 WIB
Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Ikut Kawal Demokrasi, Bukan Sekadar Ramai di Medsos
Jumat 16-10-2026,02:00 WIB
PN Gresik Tunda Eksekusi Lahan Lelang 2,7 Hektare di Bungah, Akses Masuk Terhalang
Terkini
Jumat 16-10-2026,11:11 WIB
Dua Relawan Korban Karhutla Bromo Jalani Operasi di RSUD Dr Soetomo
Jumat 16-10-2026,10:59 WIB
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polres Ngawi Dampingi Petani Melon dan Tomat
Jumat 16-10-2026,10:48 WIB
Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Ngawi Gelar Patroli Hunting System di Jalur Rawan
Jumat 16-10-2026,10:37 WIB
BPJS Kesehatan Madiun: Kacamata hingga Alat Bantu Dengar Dijamin Program JKN, Ini Rinciannya
Jumat 16-10-2026,10:26 WIB