Berburu Takjil Ramadan di Surabaya, Kampung Kue Rungkut Jadi Jujugan Warga
Warga memadati Kampung Kue Jalan Rungkut Asri I untuk berburu takjil Ramadan.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kampung Kue di Jalan Rungkut Asri I, Rungkut, Surabaya menjadi jujugan warga berburu takjil dengan aneka kue tradisional, makanan berat, dan minuman selama Ramadan, Sabtu 21 Februari 2026.
Beragam makanan ringan hingga makanan berat tersedia di kawasan tersebut untuk menyambut momen berbuka puasa.

Mini Kidi Wipes.--
Mariyati (60), salah satu penjual, mengatakan berbagai macam kue tradisional seperti onde-onde, kue lumpur, bolu pisang, tahu isi, klepon, dan nogosari dipasarkan untuk menyambut Ramadan.
“Makanan tradisional semua, tadi sudah habis. Kayak klepon, nogosari. Harga mulai Rp1.500 sampai Rp2.500. Saya cuma jualan, dagangan ini berasal dari Kampung Kue,” katanya.
BACA JUGA:Gunakan Menu Makanan Kering, Program MBG di Surabaya Berlanjut Selama Ramadan
Ia mengaku telah berjualan di kawasan tersebut setiap Ramadan selama puluhan tahun. Menurutnya, warga Kampung Kue umumnya memproduksi kue, sementara pemasaran dilakukan oleh pedagang.
“Sudah lama, puluhan tahun. Iya kalau puasa sampai lebaran jualan di sini. Kalau habis lebaran jualan di Kampung Kue lagi,” ujarnya.
Sementara itu, April, warga asal Sidoarjo, mengaku sengaja berburu takjil di kawasan tersebut sepulang kerja.
BACA JUGA:Harga Cabai Tak Stabil Jelang Ramadan, Pedagang Surabaya Tetap Optimistis
“Dulu kebetulan kuliah dekat sini daerah Rungkut jadi dari tahun ke tahun tahu kalau di sini banyak orang jual takjil. Jadi pulang kerja mampir sini,” tuturnya.
Ia menyebut sudah dua tahun berturut-turut membeli takjil di Kampung Kue dan kali ini menghabiskan Rp10 ribu untuk membeli gorengan, molen, onde-onde, dan martabak telur.

Gempur Rokok Illegal--
“Aku sudah dua tahun ini ke sini. Beberapa kali ke sini. Beli gorengan, molen, onde-onde, martabak telur. Ini Rp10 ribu totalnya,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, sejak pukul 16.00 WIB kawasan Jalan Rungkut Asri I telah dipenuhi pembeli yang lalu-lalang membeli maupun melihat-lihat jajanan untuk berbuka puasa.
Sumber:




