Sumenep, Memorandum.co.id - Soal pemanggilan advokat terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan warga, Kapolres Sumenep AKBP Darman menjelaskan bahwa kasus ini murni person to person. Sehingga sebagai warga negara yang taat hukum harus patuh terhadap prosedur hukum. Kapolres Sumenep AKBP Darman menjelaskan, polemik itu bermula saat Satreskrim Polres Sumenep menangani laporan Moh Djufri warga Kecamatan Kota Sumenep, yang melaporkan Kurniadi warga Kecamatan Bluto Sumenep. Pasal yang disangkakan kepada Kurniadi adalah pasal 45 ayat 3 Jo pasal 27 ayat 3 tentang dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook. "Kebetulan orang yang dilaporkan itu adalah advokat," ujar AKBP Darman, Senin (19/4/2021). Selama ini, Kurniadi tidak memenuhi undangan klarifikasi penyidik Polres Sumenep karena Kurniadi menilai itu sebagai pemanggilan, padahal itu merupakan udangan klarifikasi terhadap kasus yang menimpanya. Kasus ini kemudian kian ramai setelah Ketua DPW Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jawa Timur Sulaisi Abdurrazaq menyatakan bahwa Kapolres Sumenep berani melawan Kapolri. Dasarnya, MoU antara Kapolri dan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi pada 2012 silam. Dalam MoU tersebut disebutkan bahwa untuk keperluan pemanggilan advokat, Polri harus menyampaikan pemanggilan tersebut melalui DPN PERADI. Menurut Kapolres Darman, MoU tersebut saat ini sudah kedaluwarsa. Sehingga Sulaisi dinilai tidak relevan membela sesama advokat menggunakan dasar perjanjian lama tersebut. "Sesuai arahan petunjuk pembina hukum Polda Jatim, bahwa MoU yang dibuat oleh rekan-rekan advokat dengan Kapolri terdahulu sudah habis masa berlakunya yaitu sejak tahun 2017 dan sampai saat ini belum diperpanjang," tegas AKBP Darman. (aan/gus)
Soal Pemanggilan Advokat, Ini Penjelasan Kapolres Sumenep
Selasa 20-04-2021,05:54 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-01-2026,17:01 WIB
Kasus 6 Pasien Rehabilitasi LRPPN Surabaya Kabur, Ahli Pidana: Harus Ditertibkan Sesuai UU Narkoba
Rabu 28-01-2026,17:31 WIB
Polisi Periksa 13 Saksi Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Nenek Elina
Rabu 28-01-2026,17:39 WIB
Terbukti Kuasai Narkoba, Kitty Van Riemsdijk Divonis 5 Tahun Penjara Denda Rp 500 Juta
Rabu 28-01-2026,20:57 WIB
Belasan Ibu Rumah Tangga Surabaya Laporkan Dugaan Penipuan Sembako Rp 574 Juta ke Rumah Aspirasi Armuji
Rabu 28-01-2026,17:36 WIB
Dugaan Perusakan Cagar Budaya, DPRD Gresik Dorong Pemkab Laporkan PT Pos ke BPKW
Terkini
Kamis 29-01-2026,16:26 WIB
Bruno Paraiba Fokus Pemulihan Fisik dan Tingkatkan Kualitas Bersama Persebaya
Kamis 29-01-2026,15:52 WIB
Korupsi PKBM Pasuruan, Dua Terdakwa Dituntut 7,5 Tahun Penjara
Kamis 29-01-2026,15:50 WIB
KPK Hibahkan Aset Rampasan ke Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto
Kamis 29-01-2026,15:47 WIB
Satreskrim Polres Tulungagung Bongkar Aksi Jambret Viral, Pelaku Buang Pakaian dan Ganti Nopol Kendaraan
Kamis 29-01-2026,15:04 WIB