SURABAYA - Sejak istrinya meninggal, perilaku Hendro Lesmono (38), mulai berubah drastis. Bahkan, pria yang tinggal di kos-kosan di Jalan Wiyung ini, nekat menggauli anak kandungnya yang masih bersekolah di SMP. Parahnya lagi, Hendro juga merekam aksi bejat itu di HP-nya. Namun, aib yang membuat masa depan korban hancur itu akhirnya dilaporkan ke polisi. Anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, langsung menciduk tersangka di rumah kosnya. "Berbekal informasi dari masyarakat, kami selanjutnya melakukan penyelidikan hingga meringkus tersangka tanpa perlawanan. Dia juga mengakui semua perbuatan bejat yang dilakukan terhadap anaknya," kata Kanit PPA AKP Ruth Yeni, Selasa (25/6). Ruth mengungkapkan, dari penuturan korban sebut saja Bunga dan pengakuan Hendro, bermula saat ia mengeluh sakit perut ke bapaknya. Mendengar itu, Hendro lalu memijat anaknya dengan minyak kayu putih. Petaka terjadi, saat memijat itulah mendadak timbul niat bejatnya. Bahkan, Hendro, memberanikan diri mengelus-elus perut darah dagingnya. Seketika itu birahi Hendro memuncak. Dia tanpa malu dan gelap mata merayu dan memaksa anaknya untuk berhubungan badan layaknya suami istri. "Korban sempat menolak dan menangis melihat kelakuan bapaknya. Hanya saja, Bunga tak kuasa menolak karena terus dipaksa. Sampai akhirnya korban hanya mampu diam dan menahan sakit akibat perbuatan tersangka. Lebih gila lagi, aksi itu direkam tersangka di HP-nya," ungkat Ruth. Saat kejadian, lanjut Ruth, istri kedua Hendro yang baru dinikahi beberapa bulan itu, kebetulan pulang kampung ke Malang. Kesempatan tersebut yang membuat pria sakit otak ini leluasa menggauli anak kandungnya. Beberpa hari kemudian, ibu tiri Bunga curiga terhadap korban yang kerap mengeluh sakit saat buang air kecil. Hingga perempuan ini kaget ketika mendengar pengakuan Bunga, yang disetubuhi bapak kandungnya. Meski begitu, Bunga dan ibu tirinya takut melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Hingga pada suatu hari, aib itu terdengar oleh tetangga korban. "Menurut keterangan tetangga korban yang kami peroleh, tersangka memang dikenal temperamental. Dia tidak segan-segan menghajar istrinya meski di depan orang banyak," ucap Ruth. Dari hasil pemeriksaan juga terungkap, Hendro tidak hanya merekam aksi bejatnya saat menindih anak kandungnya. Ternyata ada 15 lebih rekaman video istrinya sewaktu telanjang. "Tersangka memang hobi merekam istrinya ketika mandi dan ganti baju. Ada banyak sekali video yang kami temukan di galeri, termasuk video tidak senonoh bersama anaknya," kata Ruth. Di hadapan penyidik, pria yang bekerja di perusahaan mebel itu mengaku melakukan perbuatan bejat karena timbul nafsu ketika mengelus perut anaknya. Ditambah, saat kejadian, istri keduanya kebetulan tidak ada di rumah. "Waktu itu saya ingin sekali berhubungan badan. Niatnya dengan istri sendiri seperti biasa. Tapi, dia sedang pulang ke kampungnya sehingga pikiran saya tercurah ke anak sendiri,” ujar Hendro di mapolrestabes. (fdn/nov)
Rekam Perilaku Tak Senonoh di HP
Rabu 26-06-2019,09:08 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-02-2026,20:27 WIB
Dilaporkan Penipuan Rp150 Juta ke Polres Situbondo, Terlapor Mengaku Istri Siri Pelapor
Sabtu 21-02-2026,20:16 WIB
Polisi Gagalkan Perang Sarung Puluhan Remaja di Cerme Gresik, Dua Pelajar Diamankan
Sabtu 21-02-2026,17:54 WIB
Berburu Takjil Ramadan di Surabaya, Kampung Kue Rungkut Jadi Jujugan Warga
Sabtu 21-02-2026,19:22 WIB
Polsek Lakarsantri Gelar Patroli Ngabuburit di Raya Kalisantri Surabaya
Sabtu 21-02-2026,21:19 WIB
Penuhi Undangan Warga Saat Live Tiktok, Bupati Situbondo Siapkan 20 Tenda Bazar Ramadan
Terkini
Minggu 22-02-2026,17:35 WIB
Pemprov Jatim Salurkan Rp 7,05 Miliar Bansos untuk Warga Kabupaten Malang
Minggu 22-02-2026,17:31 WIB
Kelurahan Bulak Surabaya Ingatkan Warga Tidak Sewakan Lahan Aset Pemkot
Minggu 22-02-2026,17:11 WIB
Belanja Internet Dinas Kominfo Magetan 2024-2026 Tembus Rp 1 Miliar Lebih per Tahun
Minggu 22-02-2026,17:05 WIB
Rumah Warga Kedamean Gresik Dibobol saat Tarawih, Emas dan Uang Rp 45,8 Juta Raib
Minggu 22-02-2026,16:53 WIB