Surabaya, Memorandum.co.id - Seorang wanita yang belum diketahui identitasnya tewas tergeletak di atas perlintasan Kereta Api (KA), Jalan A Yani, Selasa (2/2) malam. Korban tewas dengan kondisi tubuh hancur setelah terlindas kereta Penataran jurusan Surabaya-Blitar dengan nomor lokomotif 454. Informasi dihimpun memorandum.co.id, kecelakaan tersebut terjadi antara pukul 21.00 hingga pukul 21.20. Itu setelah salah satu warga yang mengetahui melaporkan kejadian tersebut ke Muhammad Solichin, petugas keamanan Stasiun Wonokromo. Mendapatkan laporan itu, Solichin bersama petugas lain merespon dengan mendatangi lokasi kejadian. Setiba di sana, puluhan masyarakat sudah memenuhi sekitar tubuh korban tergeletak. Solichin kemudian melanjutkan laporan ke pihak kepolisian. Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, hingga saat ini pihaknya masih belum bisa mengidentifikasi identitas korban. "Mrs X, belum ada identitas," kata dia. Masdawati menyebut, saat ini pihaknya masih berupaya menghubungi keluarga korban dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui pasti kronologi korban hingga akhirnya tertabra kereta api.(fdn)
Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Penataran
Rabu 03-02-2021,13:22 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 07-09-2026,15:22 WIB
Kredit Macet KPRI Sejahtera Capai Rp45 Miliar, Tim Penyelamat Sisir Debitur Jumbo
Senin 07-09-2026,17:24 WIB
Didemo Atlet Bersama Wawali, Wali Kota Blitar Pilih Cek Pembangunan Fisik
Senin 07-09-2026,15:41 WIB
Sehari Tiga Kecelakaan Lalu Lintas di Gresik, 3 Meninggal Dunia dan Lainnya Luka
Senin 07-09-2026,07:07 WIB
Ratusan Kader Lolos Gemblengan AMPG Jatim, Golkar Bidik Generasi Baru 2029
Senin 07-09-2026,09:31 WIB
Kisah Pilu PMI Jember, Meninggal Sebatang Kara di Musala Shah Alam
Terkini
Selasa 08-09-2026,05:12 WIB
Persebaya Pantau Kebugaran Pemain Jelang Hadapi PSIM Yogyakarta di Surabaya
Selasa 08-09-2026,04:30 WIB
Cinta yang Tak Pernah Diperjuangkan (2): Bertahan Lama Namun Berujung Pahit
Selasa 08-09-2026,03:14 WIB
Pascagempa 7,7 Magnitudo, Infrastruktur dan Layanan Pendidikan-Kesehatan NTT Pulih
Selasa 08-09-2026,02:31 WIB
Qodari Ungkap Misi Ekonomi Presiden Prabowo ke Rusia, Buka Peluang Investasi Indonesia
Selasa 08-09-2026,01:21 WIB