File:fdn-begal Surabaya, Memorandum.co.id - Seorang driver ojek online menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kertajaya Indah Regency, Senin (25/1),malam. Akibat kejadian itu, driver yang belum diketahui identitasnya itu harus dilarikan ke RSUD Dr Soetomo. Dia mengalami luka tusuk di bagian perut. Lebih parahnya, luka tusukan senjata tajam jenis pisau itu hingga menembus dada sebelah kiri. Randy, salah satu saksi di lokasi kejadian menceritakan kronologi aksi pembegalan itu. Saat kejadian, penghuni apartemen Puncak Kertajaya itu sempat mendengar suara teriakan seperti orang berkelahi. "Ya, saya dengar sekitar pukul 20.00," kata dia. Mendengar teriakan itu, Randy sontak keluar kamarnya. Saat di pintu masuk, dia mendengar suara teriakan dari arah Timur apartemen tempatnya tinggal. "Kondisi korban sudah berlumuran darah. Langsung saya bawa ke rumah sakit," lanjut dia. Randy juga menyebut, saat dia mengevakuasi korban, dia melihat terduga pelaku kabur ke tanah kosong. "Ada polisi mengejar. Ada suara tembakan juga. Saya fokus selamatkan korban," pungkas dia. Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin belum memberikan jawaban terkait peristiwa tersebut. Beberapa kali sambungan telepon juga belum mendapat respon.(fdn)
Nyaru Penumpang, Begal Sadis Tusuk Driver Ojol
Selasa 26-01-2021,02:44 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,21:34 WIB
Suwadji 40 Tahun Mengabdi dan Berprestasi di Pemerintah Kabupaten Malang
Selasa 24-03-2026,17:27 WIB
Armuji Ingatkan Pendatang Baru Jangan Nekat ke Surabaya Usai Lebaran
Selasa 24-03-2026,22:01 WIB
Viral Mobil Pelat Merah L 1901 EP di Jombang, Pemkot Surabaya: Itu Bukan Milik Kami
Selasa 24-03-2026,22:31 WIB
Polrestabes Surabaya Bongkar Praktik Dugaan Prostitusi di Twin Tower
Selasa 24-03-2026,18:30 WIB
Makna Tersembunyi Lagu No.29 BTS: Bukan Sekadar Suara Audio Rusak
Terkini
Rabu 25-03-2026,13:56 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi Jamin Layanan Publik Surabaya Tetap 100 Persen meski ASN Terapkan WFA
Rabu 25-03-2026,13:34 WIB