Sidoarjo, Memorandum.co.id - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersikap realistis dalam menentukan target pendapatan yang akan dituangkan dalam APBD 2021. “Kita belum tahu apakah tahun depan pandemi covid-19 ini sudah bisa diatasi atau belum, karena itu harus dicermati lagi potensi-potensi pendapatan yang bisa dioptimalkan dan mana memang belum bisa diharapkan untuk memberikan kontribusi maksimal,” jelas anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori saat ditemui di ruang kerjanya. Salah satunya dari sektor pajak restoran dan juga hotel yang menurutnya sudah kembali menggeliat setelah sempat kolaps di masa awal pandemi lalu. “Sekarang ini kan sudah ada tamu yang masuk yang berarti transaksinya sudah jalan,” tambahnya. Untuk itu ia meminta pihak Pemkab melakukan proses digitalisasi proses transaksi tersebut untuk mengeliminir terjadinya tingkat kebocoran dari sektor pajak supaya potensi pendapatan bisa dioptimalkan. “Jadi kepenuhan sarana dan prasarananya seperti sistem digitalisasi itu dan juga SDM-nya harus disediakan anggarannya. Dengan begitu tidak mungkin ada permainan lagi antara Wajib Pajak dengan petugas di lapangan,” ujar politisi PKB itu. Selain itu, ia juga melihat adanya potensi pendapatan dari sektor retribusi pasar yang sempat hilang di tahun anggaran 2020 karena adanya kebijakan penyelenggara pemerintahan di Sidoarjo untuk meringankan beban masyarakat akibat terpaan pandemi covid-19. Potensi pendapatan lainnya juga berasal dari retribusi parkir tepi jalan yang tahun depan sudah akan mulai menggunakan sistem e-parking. Sejak setahun terakhir potensi dari pos pendapatan ini hilang setelah berakhirnya sistem parkir berlangganan. Dijadwalkan proses pembahasan APBD Sidoarjo 2021 ini akan bisa dituntaskan dalam sidang paripurna yang akan digelar Sabtu (28/11) mendatang. Dalam Rancangan Peraturan Daerah (reperda) tentang hal tersebut sebagaimana diajukan TAPD disebutkan kekuatan APBD Sidoarjo tahun depan mencapai Rp 5,085 Triliun. Dari jumlah itu Pos Pendapatan Daerah Sidoarjo mencapai Rp 4,117 triliun dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) dari Tahun anggaran 2020 yang mencapai Rp 968,380 miliar.(eko/jok)
Pemkab Sidoarjo Diminta Realistis Petakan Potensi Pendapatan Daerah
Kamis 26-11-2020,10:59 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 18-01-2026,16:34 WIB
Misteri Pembunuhan Wonokusumo Jaya Surabaya, Polisi Sisir Rekaman CCTV
Minggu 18-01-2026,13:09 WIB
Pemkab Tulungagung Anggarkan Rp50 M untuk Gaji PPPK Paruh Waktu Tahun 2026
Minggu 18-01-2026,15:49 WIB
Tragedi Berdarah di Wonokusumo Jaya, Hendak ke Pasar, Pengendara Stylo Tewas Dibacok
Minggu 18-01-2026,09:00 WIB
Bupati Bangkalan Launching Bus Sekolah Gratis, Mudahkan Mobilitas dan Jamin Keselamatan Pelajar
Minggu 18-01-2026,08:47 WIB
Hikmah Peringati Isra Mikraj, Siswa SDN Langenharjo 1 Harus Semakin Disiplin
Terkini
Minggu 18-01-2026,23:02 WIB
Kebutuhan Penanganan Jalan Desa Tinggi, Pemkab Gresik Fokus Perbaikan JPD Mulai 2026
Minggu 18-01-2026,21:50 WIB
Rumah Desa Hebat Rayakan Harlah Ke-7 dan Tasyakuran Beasiswa Bersama Senator Lia Istifhama
Minggu 18-01-2026,19:43 WIB
Ketua Askot PSSI Surabaya Nilai Kualitas Liga Progresif Meningkat Jadi Sinyal Positif Sepakbola
Minggu 18-01-2026,19:42 WIB
CSA Allstar Imbangi WTT Tenaru, Kekompakan Jadi Fondasi Tim Asal Menganti Ini Tetap Solid
Minggu 18-01-2026,19:24 WIB