Bangkalan, Memorandum.co.id - Muspika Burneh sebagai tim inti Satgas penanganan Covid-19 terus tancap gas untuk mempercepat putusnya mata rantai penyebaran coronavirus desease. Maklum, kecamatan padat penduduk yang berhimpitan langsung dengan jalan akses Jembatan Suramadu sisi Madura itu masuk tiga besar basis pandemi di Kabupaten Bangkalan. Data sebaran covid-19 yang dirilis Website bangkalankab.co.id kelolaan Dinas Kominfo per Senin (16/11) malam menunjukkan, dari 659 warga positif terpapar covid-19, sebanyak 384 di antaranya terkonsentrasi di tiga kecamatan. Rinciannya, warga terpapar di Kecamatan Bangkalan mencapai 226, Kamal 80 dan Kecamatan Burneh 78 warga. Sisanya, 275 warga terpapar lainnya tersebar di 15 kecamatan lainnya. ”Jadi, Kecamatan Burneh ada di posisi tiga besar,” kata Kapolsek Burneh, Iptu Eko Siswanto, Selasa (17/11/2020). Itu sebabnya, Tim Satgas Penanganan Covid-19 kecamatan setempat yang berintikan anggota Muspika harus tetap greget dan tancap gas untuk mempercepat putusnya mata rantai sebaran covid-19. “Bapak Kapolres AKBP Didik Hariyanto selalu mengingatkan agar semua Polsek jajaran tidak boleh lengah,” tandas Eko. Operasi Yustisi gabungan, sambang desa secara door to door system (DDS) serta operasionalisasi Mobil Patroli Tangguh Polsek tetap energik bergerak di lapangan. Seperti Senin (16/11) siang dan malam kemarin, di bawah koordinasi Kapolsek Burneh, Tim Satgas gabungan anggota Polsek, Koramil, Trantib kecamatan dan Puskesmas antusias turun jalan. Semua pusat perbelanjaan seperti mall, minimarket, Toserba, restoran, rumah makan, cafe, kios buah, kios souvenir arts dan kios batik tradisional disisir dan disambangi satu per satu. Itu dilakukan di sepajang ruas jalan raya Desa Burneh dan Kelurahan Tunjung. Juga di jalan akses Jembatan Suramadu sisi Utara. Fokus kegiatan tetap mengutamakan edukasi tentang dispilin penerapan Prokes seperti diamanatkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yakni rajin cuci tangan, wajib pakai masker, jaga jarak ideal jika ada dalam kerumunan. ”Bagi warga yang mokong melanggar Prokes, utamanya kedapatan tidak pakai masker, ya kami lakukan penindakan sanksi sosial. Ada yang harus menjalani push-up, memungut sampah di tepi jalan, atau melafalkan surat pendek Al-Qur’an,” pungkas Iptu Siswanto.(ras)
Muspika Burneh Tetap Greget Tegakkan Disiplin Prokes
Selasa 17-11-2020,14:52 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,06:36 WIB
Karyawan Potong Rambut di Lidah Kulon Surabaya Dianiaya OTK, Bibir Robek
Rabu 01-04-2026,00:01 WIB
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi, ASN WFH Setiap Jumat Mulai April
Rabu 01-04-2026,00:11 WIB
Resmi, Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026 Tetap Stabil
Rabu 01-04-2026,00:04 WIB
Layanan Publik dan Sektor Strategis Tetap Berjalan, Dikecualikan dari WFH Jumat
Terkini
Rabu 01-04-2026,20:27 WIB
Polres Kediri Kota Sterilkan Gereja Jelang Paskah 2026 Demi Keamanan Jemaat
Rabu 01-04-2026,20:21 WIB
Komisi D DPRD Jatim Nilai Kebijakan WFH Momentum Bangun Budaya Hemat Energi
Rabu 01-04-2026,20:13 WIB
Duka di Jember, Ibu Terpaksa Pasung Anak Kandung Usai Nyaris Merenggut Nyawanya
Rabu 01-04-2026,20:03 WIB
Polisi Dalami Penyebab Kematian Lansia Mengapung di Perairan Dekat Dermaga Petrokimia Gresik
Rabu 01-04-2026,19:54 WIB