Mojokerto, memorandum.co.id - Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander memimpin pengamanan unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja (Omnibus Law) di Pendopo Pemkab Mojokerto Jl A. Yani No 16 Mojokerto, Kamis (22/10). Pengamanan unras di depan Kantor Pemkab Mojokerto tersebut melibatkan personil Polres Mojokerto, Polres Mojokerto Kota dan TNI. Bahkan, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi juga turun langsung ikut memimpin pengamanan unras. Pengamanan oleh dua Polres Mojokerto tersebut karena Kantor Pemkab Mojokerto terletak di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, dalam pelaksanaan pengamanan, petugas di lapangan lebih mengedepankan pengamanan yang sifatnya simpatik. "Petugas tidak dibenarkan bertindak arogan dan berlebihan atau anarkis," terang Kapolres. Sebelum melakukan pengamanan, petugas menggelar apel persiapan pengaman di halaman pendopo Pemkab Mojokerto. Ini dilakukan agar proses pengamanan berjalan lancar dan kondusif. "Dalam pelaksanaan pengamanan Unras ini seluruh anggota tidak boleh membawa senjata api dan tidak ada yang melakukan kekerasan. Tidak ada yang melakukan tindakan tanpa seijin perwira pengendali," tegas Kapolres. Sementara Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi menambahkan, dalam pengamanan ini pihaknya juga menekankan kepada anggota untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap berupaya menjalin komunikasi dengan pengunjuk rasa. Selain itu, Kapolres juga mengingatkan bahwa di masa pandemi harus tetap mematuhi protokol kesehatan. "Jaga jarak dan ingatkan masa aksi barang kali ada yang tidak menggunakan masker dan kita sudah siapkan masker untuk dibagikan," pungkasnya. Sementara massa aksi yang berjumlah ratusan dari berbagai aliansi buruh memadati Kantor Pemkab Mojokerto pada pukul 12.15 WIB. Pengunjuk rasa menuntut Bupati Mojokerto dan DPRD membuat surat rekomendasi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja kepada Pemerintah RI agar mengeluarkan Perppu. Usai ditemui oleh Pjs Bupati Mojokerto, Himawan Estu Bagijo dan Ketua DPRĎ Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh, massa aksi unjuk rasa membubarkan diri ke tempat masing-masing. Selama pelaksanaan aksi unjukrasa yang dilakukan oleh DPC K-SPSI Kab. Mojokerto dalam rangka Tolak Omnibus Law Cipta Kerja berjalan dengan aman kondusif. (war)
Kapolres Mojokerto Pimpin Pengamanan Unras
Kamis 22-10-2020,17:45 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 09-05-2026,06:01 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Bangun 8 Rumah Pompa Baru di Titik Strategis
Sabtu 09-05-2026,07:56 WIB
7 Bulan Disekap, Uang Rp2 Miliar Dikuras Pacar Anak
Sabtu 09-05-2026,08:36 WIB
Berawal dari Laporan Penculikan, Kasus Scamming Internasional di Surabaya Terbongkar
Sabtu 09-05-2026,17:53 WIB
Pemkot Surabaya Terapkan Parkir Digital, Kini 819 Jukir Tanpa Transaksi Tunai
Sabtu 09-05-2026,07:14 WIB
Ngopi Bareng Mahasiswa, Kapolresta Sidoarjo Serap Aspirasi Mulai dari Gangster hingga Pungli
Terkini
Sabtu 09-05-2026,22:32 WIB
Festival Rujak Uleg Surabaya 2026, Pertandingan Rasa Paling Panas Sedunia
Sabtu 09-05-2026,22:07 WIB
Ketua Tim SNPMB 2026 Sebut 90 Persen Praktik Joki UTBK Bidik Jurusan Kedokteran
Sabtu 09-05-2026,21:30 WIB
PJT 1 Terapkan Aturan Baru Gate Portal di Kawasan Bendungan Lahor Malang
Sabtu 09-05-2026,21:24 WIB
Persis Solo vs Persebaya Surabaya Berakhir Imbang Tanpa Gol, Bajol Ijo Bawa Pulang 1 Poin
Sabtu 09-05-2026,20:56 WIB