Surabaya, memorandum.co.id - Polrestabes Surabaya memulangkan 231 massa pendemo penolakan omnibus law, Jumat (9/10/2020). Sedangkan 22 orang di antaranya dilimpahkan ke Polda Jatim, dan 20 diproses di Polrestabes Surabaya. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Edisson Isir mengungkapkan, dari hasil penyelidikan, awalnya penyampaian pendapat dilakukan di kantor Gubernur Jalan Pahlawan, berjalan kondusif untuk rekan-rekan buruh dan mahasiswa. Kemudian ada rencana penyampaian di Grahadi dilakukan dan diduga ada yang menyusup. "Ada beberapa elemen yang berbuat anarkis. Yang kemudian tidak ada proses penyampaian pendapat kemudian kawan-kawan mahasiswa membatasi diri," ungkap Isir. Mantan Kapolrestabes Medan ini menambahkan, upaya-upaya untuk melakukan perusakan sudah nyata di depan mata, pada Kamis (8/10/2020). Sehingga kemudian polisi mendalami dan membubarkan massa sekitar pukul 18.30 hingga pukul 19.00. Dalam pengamanan unjuk rasa terdapat anak-anak sekolah, baik SMP maupun SMA. Setelah didalami substansi dari penyampaian pendapat tidak diketahui. Untuk menghindari hal-hal yang diinginkan, polisi langsung membubarkannya dan mengamankan sekitar 200 orang. Pada pembubaran massa di Grahadi dan upaya penangkapan bersama Ditreskrimum Polda Jatim. "Kawan-kawan pendemo yang diamankan dan dibawa ke Mapolda Jatim guna proses lebih lanjut dan pendataan," kata Isir. Isir mengimbau bagi orang tua, bahwa polisi mengedepankan proses diversi. Orang tua supaya anaknya dididik, dibekali, diberitahu untuk sama-sama menjaga situasi di Jatim umumnya, khususnya di Surabaya. Jika hendak menyampaikan pendapat, sampaikan secara elegan dan jangan membuat rusuh. Jika tidak, polisi tidak segan menindak secara hukum. "Karena Surabaya sekarang masih dalam situasi pendemi Covid-19, upaya percepatan pengendalian dengan cepat, sehingga perekonomian bisa tumbuh," pungkas Isir. (rio/fer)
Polrestabes Surabaya Pulangkan 231 Pendemo
Jumat 09-10-2020,18:11 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 02-05-2026,10:29 WIB
Gebrakan Kejari Jember: Baru Menjabat, Dr. Yadyn Langsung Tingkatkan Status Perkara Korupsi Bank Jatim
Sabtu 02-05-2026,07:23 WIB
Salah Angkat Kaki dari Liverpool, Pilih Pergi dengan Kepala Tegak
Sabtu 02-05-2026,12:50 WIB
Kejuaraan TGSA Fun Swimming Vol.1 2026 di Lumajang Bukan Sekadar Lomba
Sabtu 02-05-2026,11:38 WIB
Hardiknas 2026, Sri Untari: Pendidikan Harus Melahirkan Generasi yang Sadar Lingkungan dan Sosial
Sabtu 02-05-2026,09:15 WIB
Daeng Banna 'Serbu' Lidah Surabaya, Rasa Makassar Tak Mau Sekadar Jadi Pelengkap di Gayungsari Barat
Terkini
Sabtu 02-05-2026,21:03 WIB
Kepala Bakom Ingatkan Bahaya Hoaks di Media Sosial, Soroti Kasus Amien Rais
Sabtu 02-05-2026,20:54 WIB
Polresta Sidoarjo Gelar Kerja Bakti Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Sabtu 02-05-2026,19:53 WIB
Kapolres Kediri Hadiri Tradisi Tebu Manten PG Ngadirejo, Dukung Musim Giling 2026
Sabtu 02-05-2026,19:36 WIB
Mas Rio Cium Tangan Guru SD saat Hardiknas di Situbondo, Momen Haru di Alun-alun
Sabtu 02-05-2026,19:30 WIB