Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Mas Rio Percepat Perbaikan Dua Jembatan Terdampak Banjir Bandang di Situbondo

Mas Rio Percepat Perbaikan Dua Jembatan Terdampak Banjir Bandang di Situbondo

Mas Rio meninjau perbaikan dua jembatan terdampak banjir bandang di Situbondo.--

SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo meninjau percepatan perbaikan dua jembatan yang rusak akibat banjir bandang awal 2026 untuk memulihkan akses ribuan warga, Selasa 16 Juni 2026.

Dua infrastruktur yang ditinjau yakni Jembatan Gantung Sungai Kesambian di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Bungatan, dan Jembatan Heli di Desa Jetis, Kecamatan Besuki. Titik pertama yang dikunjungi adalah Jembatan Gantung Kesambian.

Jembatan sepanjang 34 meter dengan lebar 2 meter tersebut menjadi urat nadi penghubung Dusun Krajan dan Dusun Bantapen.

BACA JUGA:Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Situbondo Gelar Pawai Lampion 'Situbondo Islamic Culture'


Mini Kidi Wipes.--

Sejak ambrol pada awal 2026, warga terpaksa memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh untuk mengakses sekolah, tempat kerja, dan fasilitas kesehatan.

"Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik. Yang paling penting adalah menghubungkan aktivitas ekonomi, akses anak-anak ke sekolah, serta layanan kesehatan," ujar Mas Rio.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Permukiman (PUPP) Situbondo, Abdul Kadir mengatakan proyek tersebut menjadi prioritas utama.

Menurutnya, konstruksi jembatan baru dirancang lebih aman dibandingkan sebelumnya guna menjamin keselamatan warga. Manfaat pembangunan tersebut juga dirasakan masyarakat setempat.

Kepala Dusun Krajan, Ilyas menyebut sekitar seribu kepala keluarga di wilayahnya sangat bergantung pada jembatan tersebut.

"Sejak diterjang banjir, aktivitas warga sulit. Kami sangat bersyukur pembangunan kembali jembatan ini mulai berjalan," kata Ilyas.

Usai dari Bungatan, Bupati Situbondo melanjutkan pemantauan ke Jembatan Heli di Desa Jetis, Kecamatan Besuki.

Jembatan dengan bentang 15 meter dan lebar 3 meter tersebut juga memiliki peran strategis bagi mobilitas antarwilayah.

BACA JUGA:Jelang Suroan Agung 2026, Polres Gresik Perkuat Pengamanan dan Imbau Jaga Kamtibmas


Gempur Rokok Illegal--

Di lokasi kedua, Mas Rio menginstruksikan dinas terkait untuk memastikan kualitas pemeliharaan berjalan optimal demi penggunaan jangka panjang.

Menanggapi arahan tersebut, Abdul Kadir menyatakan pihak PUPP terus melakukan monitoring berkala.

Langkah itu dilakukan untuk memetakan kebutuhan perawatan sekaligus memastikan struktur bangunan tetap layak dan aman dilalui masyarakat.

"Percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk menjaga roda perekonomian dan mendukung pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa," pungkasnya. 

 
 

Sumber:

Berita Terkait