Surabaya, Memorandum.co.id -Anggota unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menembak mati seorang bandit curanmor sekaligus begal, Minggu (4/10) dini hari. Tersangka berinisial SG, merupakan target operasi (TO), yang sebelumnya sempat beraksi di Jalan Genteng Muhamadiyah. Dalam aksinya, SG selalu membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau penghabisan. Sejata tersebut juga yang digunakan SG untuk menyabet petugas. "Ya karena mengancam keselamatan anggota, kami terpaksa memberikan tindakan tegas terukur," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran. Sudamiran menyatakan, sebelum dinyatakan meninggal, pihaknya berusaha memberi pertolongan terhadap tersangka dengan membawanya ke rumah sakit. Namun nyawa bandit yang sering beraksi di Surabaya ini tak tertolong. “Kami sudah berusaha memberikan pertolongan, namun dalam perjalanan ke rumah sakit tersangka sudah meninggal. Untuk info detailnya nanti siang kami sampaikan dalam jumpa pers," pungkas mantan Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim itu.(fdn/gus)
Polisi Tembak Mati Begal Curanmor
Minggu 04-10-2020,12:04 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 17-10-2026,22:41 WIB
Wali Kota Vinanda Prameswati Tutup Memorandum Drill Team Championship Seri 3 di UIN Syekh Wasil Kediri
Minggu 18-10-2026,03:03 WIB
Paguyuban Cak dan Ning Surabaya Tegaskan Dugaan Kasus Narkotika Tak Terkait Organisasi
Sabtu 17-10-2026,23:44 WIB
Karhutla Tahura R. Soerjo Mengganas Capai 170 Hektare, Pemprov Jatim Tutup Jalur Pendakian
Minggu 18-10-2026,07:47 WIB
Diikuti 600 Pesepeda, KAI JLS100 Tulungagung Jadi Magnet Sport Tourism
Minggu 18-10-2026,11:09 WIB
Tragis, Anak Down Syndrome di Rungkut Meninggal Diduga Jadi Korban Bullying Teman Sebaya
Terkini
Minggu 18-10-2026,21:05 WIB
Serap Aspirasi Jemaat Lewat Minggu Kasih, Kapolres Bojonegoro Sambangi Gereja
Minggu 18-10-2026,20:55 WIB
Lupa Cabut Kunci, Motor Warga Babatan Unesa Digondol Maling
Minggu 18-10-2026,20:44 WIB
Eks Kadivhubinter Polri Irjenpol Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia
Minggu 18-10-2026,20:38 WIB
Penasihat Hukum Korban Perundungan Anak Penyandang Down Syndrome Desak Dinsos Percepat Assessment
Minggu 18-10-2026,20:20 WIB