Malang, memorandum.co.id - Satreskrim Polres Malang berhasil membongkar dugaan tinda pidana korupsi ADD (alokasi dana sesa) dan DD (dana desa) dengan tersangka GS (38), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Pengungkapan ini disampaikan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo SIK, dalam rilisnya di Mapolres Malang, Selasa (22/9/2020). Barang bukti yang diamankan adalah 78 lembar kuitansi penerimaan uang pada 2017, 49 lembar kuitansi penerimaan uang pada 2018, 14 bendel LPJ (laporan pertanggungjawaban) ADD dan DD pada 2017 Desa Slamparejo, 23 bendel LPJ ADD dan DD pada 2018 Desa Slamparejo, dua buku rekening kas Desa Slamparejo. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan kejadian perkara ini di Desa Slamparejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. “Barang bukti sudah diamankan dan sudah dilakukan penyelidikan,” terangnya. Kejadian ini bermula ketika tersangka GS menjabat Kepala Desa Slamparejo 2007-2019, selama dua periode. Pada 2017 dan 2018 mendapatkan dana ADD dan DD. Diketahui, ADD 2017 Rp 488.950.000, DD tahun 2017 Rp 829.005.000, ADD 2018 Rp 492.988.000, DD tahun 2018 Rp 875.902.000. Dalam pengelolaan dan penggunaan dana ADD dan DD tersebut sudah dimasukkan dalam RAB dan juga tercantum dalam RAPBDes. Tim PTPKD ADD dan DD tahun 2017 dan 2018 adalah Ponidi, Imam Supriyo, Ngatmono Adi, M Ridwan, dan Yuyun Dian Krisnawati. Adapun pencairan dana ADD dan DD tahun 2017/2018 di Bank Jatim yang diambil oleh Tim PTPKD (Kepala Desa, PTPKD dan Bendahara Desa). Selanjutnya diserahkan langsung kepada tersangka dengan bukti berupa kuitansi penerimaan yang ditanda tangani oleh tersangka (GS). Seharusnya tersangka menyerahkan dana ADD dan DD tersebut pada TPK (tim pelaksana kegiatan) sebagaimana RAB (rencana anggaran biaya), tetapi uang ADD dan DD tahun 2017 dan 2018 tersebut digunakan untuk keperluan pribadi tersangka. Berdasarkan hasil audit Inspektorat Kabupaten Malang Nomor: X.780/581/35.07.050/2020 tanggal 19 Agustus 2020 terdapat kerugian keuangan negara atas penggunaan dana ADD dan DD Desa Slamparejo pada 2017 dan 2018 yaitu Rp 609.342.160,12 dengan rincian tahun 2017 sebesar Rp 268.985.680. Ini mengakibatkan adanya kegiatan tidak terlaksana, yaitu (1) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras) lingkungan permukiman (belanja modal mesin pemotong rumput), (2) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan desa, (3) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarpras kesehatan, (4) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarpras pendidikan dan kebudayaan, (5) kegiatan pelatihan kepala desa, perangkat desa dan BPD, (6) kegiatan pelatihan kerja dan keterampilan bagi masyarakat desa. Dan yang ketujuh, kegiatan pengelolaan pelayanan pendidikan dan belanja jasa upah tenaga kerja (honor guru), (8) kegiatan pembinaan keamanan dan ketertiban, (9) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarpras fisik kantor, (10) kegiatan pengelolaan informasi desa, dan (11) kegiatan operasional desa. Sedangkan di tahun 2018 sebesar Rp 340.356.480,12. Dan kegiatan yang tidak terlaksana, adalah (1) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarana belanja modal pembangunan TPT RT 13 Pustu RW 02, (2) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan belanja modal pengadaan jalan rabat RT 36 RW 05, (3) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarana (belanja modal peralatan dan mesin lainnya), (4) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarana (belanja modal bangunan gedung garasi/ pool), (5) kegiatan pelatihan kepala desa, perangkat desa. Yang keenam, kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama, (7) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan jalan (belanja modal jalan 9 tugu kampung), (8) kegiatan pembangunan dan pemeliharaan sarana (belanja modal bangunan gedung garasi/ pool), (9) kegiatan operasional kantor desa, (10) kegiatan operasional RT/RW, (11) kegiatan pembinaan keamanan dan ketertiban, (12) kegiatan perencanaa pembangunan desa, (13) kegiatan pengelolaan kesehatan masyarakat, (14) kegiatan penyusunan profil desa/data desa/peta, (15) kegiatan pengelolaan pelayanan pendidikan. (*/ari/fer)
Polres Malang Bongkar Korupsi ADD & DD
Selasa 22-09-2020,17:38 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,08:20 WIB
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Daftar Film Bioskop April 2026 Paling Lengkap
Minggu 05-04-2026,22:29 WIB
Pedagang Melon di Pasar Gede Solo Rasakan Dampak Ekonomi dari Program MBG
Senin 06-04-2026,11:37 WIB
Ngaku Driver Ojol, Sarjana Hukum Gasak Barang Penumpang, Jaksa Tuntut 1 Tahun Bui
Senin 06-04-2026,09:45 WIB
Dijaga Ketat, BBPJN Pastikan Jembatan Suramadu Aman dan Bisa Dilalui hingga 100 Tahun
Minggu 05-04-2026,22:06 WIB
Bangkit Dari Keterbatasan, Usaha Kue Tantiningsih di Semarang Topang Ekonomi Keluarga
Terkini
Senin 06-04-2026,21:35 WIB
Harga Avtur Naik, Pemerintah Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Senin 06-04-2026,20:56 WIB
Warga Surabaya Soroti Maraknya Catcalling, Minta Pelaku Ditindak Tegas
Senin 06-04-2026,20:52 WIB
Wabup Nganjuk Serahkan Kendaraan untuk 21 Koperasi Desa di 16 Kecamatan
Senin 06-04-2026,20:45 WIB
Kodim 0830/Surabaya Gelar Salat Gaib untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Senin 06-04-2026,19:58 WIB