Surabaya, Memorandum.co.id - Tidak ada di pikiran Achmad Muchamad, pengedar ekstasi dan sabu ini harus menerima vonis dobel dari majelis hakim, Kamis (17/9/2020). Dalam amar putusan ketua majelis hakim Martin Ginting, terdakwa divonis total 12 tahun penjara. Di mana untuk kasus pertama (ekstasi), terdakwa divonis 6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsidair 2 bulan kurungan. Hal sama juga diterima terdakwa dalam kasus narkotika sebagai pengedar sabu. “Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Achmad Muchamad selama 6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsidair 2 bulan,” ujar Hakim Martin Ginting. Putusan itu lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Suparlan sebelumnya selama 9 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsidair 6 bulan kurungan. Atas putusan itu, baik terdakwa maupun jaksa penuntut umum (JPU) Suparlan menerimanya. “Kami terima pak hakim,” ujar terdakwa yang disidang telekonferensi itu. Seperti diketahui, di kasus pertama, terdakwa mengedarkan seratus butir pil ekstasi kepada terdakwa William Putra Penjaya di Rumah Sakit Mata Undaan pada 31 Januari . Sebanyak 60 butir akan dijual terdakwa William kepada Fernandi yang kini buron. Sebanyak 40 butir lain dikembalikan kepada terdakwa Achmad. Sedangkan di kasus kedua, terdakwa memiliki satu poket sabu seberat 40 gram. Selain itu, satu poket sabu seberat 0,58 gram, sebungkus ekstasi seberat 0,41 gram, sebungkus ekstasi seberat 0,44 gram, dan sebungkus lagi ekstasi seberat 82,5 gram. Barang bukti narkotika itu ditemukan saat polisi menangkap terdakwa dan menggeledah kamar kosnya di Jalan Sawahan Sarimulyo pada 30 Januari. Terdakwa mendapatkan narkotika itu dari seseorang bernama Sinyo Jay yang kini masih buron. (fer/gus)
Edarkan Ekstasi dan Sabu, Achmad Divonis Dobel
Kamis 17-09-2020,18:07 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,07:47 WIB
Diikuti 600 Pesepeda, KAI JLS100 Tulungagung Jadi Magnet Sport Tourism
Minggu 18-10-2026,11:09 WIB
Tragis, Anak Down Syndrome di Rungkut Meninggal Diduga Jadi Korban Bullying Teman Sebaya
Minggu 18-10-2026,12:33 WIB
Kisah Pilu Anak Down Syndrome di Rungkut Sebelum Meninggal, Didera Penyakit Kompleks dan Kerap Dibully
Minggu 18-10-2026,11:01 WIB
Kurang dari 24 Jam, Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Loker Kasir
Minggu 18-10-2026,13:08 WIB
Kasus Arisan Meow Surabaya, Mourin Sebut 33 Member Tak Penuhi Kewajiban Pembayaran
Terkini
Senin 19-10-2026,01:05 WIB
Kejari Tanjung Perak Surabaya Perkuat Pengawasan Proses Hukum Melalui FGD
Senin 19-10-2026,00:05 WIB
Polres Gresik Sapa Jemaat dan Perkuat Silaturahmi
Minggu 18-10-2026,22:55 WIB
Stok BBM Dipastikan Mencukupi, Polres Blitar Kota Minta Warga Tak Khawatir
Minggu 18-10-2026,22:41 WIB
Said Abdullah Bantu Modal Usaha Pedagang Warung Sederhana di Sumenep
Minggu 18-10-2026,22:30 WIB