Surabaya, Memorandum.co.id - Disk jockey (DJ) Fermenta Nouristana bisa tersenyum lega dengan putusan 7 bulan penjara, Kamis (17/9/2020). Dalam amar putusan yang dibacakan ketua majelis hakim Yohannis Hehamony, bahwa terdakwa yang ditangkap dengan barang bukti 0,25 gram sabu di dompet itu terbukti dengan dakwaan kedua pasal 127 ayat 1. “Terbukti menyalahgunakan narkotika terhadap diri sendiri. Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama tujuh bulan, dan melakukan perawatan medis di rehabilitasi,” ujar Yohannis Hehamony. Selain itu, tambah Yohannis, bukti adanya rehabilitasi medis didapat dari Rumah Sakit Wijaya dan rekomendasi asesmen terpadu dari BNNP Jatim. “Fermenta karena sakitnya ketergantungan, dan dijatuhi pidana yang setimpal. Terdakwa menjalani pengobatan rehabilitasi medis,” pungkas Yohannis. Atas putusan itu, terdakwa yang disidang secara telekonferensi dan penasihat hukumnya langsung menerima. “Saya terima pak hakim,” ucap Fermenta. Lain halnya dengan jaksa penuntut umum (JPU) Rakhmawati Utami, yang langsung mengajukan banding atas putusan itu. Sebab, sebelumnya JPU Kejati Jatim ini menuntutnya 7 tahun penjara. “Kami banding,” tegas Utami. Ditemui usai sidang, Utami menegaskan langsung mengajukan banding. “Langsung banding, di persidangan kita langsung banding,” jelasnya. Selain itu, Utami berpendapat bahwa putusan hakim tidak sesuai dengan dua pertiga tuntutan jaksa Disinggung soal putusan 7 bulan penjara, Utami menjelaskan itu pertimbangan majelis hakim. “Tanya hakimlah,” pungkas Utami. Sementara itu, Agus Mulyo, penasihat hukum Fermenta mengatakan bahwa dirinya menerima. “Itu tadi jawabannya,” ujar Agus. Soal rehabilitasi medis yang diarahkan ke Yayasan Orbit, Agus menegaskan bahwa itu pertimbangan hakim. “Itu keputusan hakim,” pungkas Agus. Seperti diketahui, awalnya petugas dari Ditreskoba Polda Jatim mendapat informasi dari masyarakat sehubungan dengan adanya penyalahgunaan sabu yang dilakukan terdakwa. Kemudian petugas menyelidiki lokasi yang biasa digunakan terdakwa untuk pesta sabu. Selanjutnya pada Kamis (5/3) sekitar pukul 12.00, didapat informasi bahwa terdakwa berada di rumah Jalan Karang Menur 2, dan diduga menguasai sabu. Sekitar pukul 13.00, petugas menangkap terdakwa dan digeledah ditemukan satu klip sabu seberat 0,25 gram di dompet. Dari pengakuan terdakwa, sabu diberi oleh Ferry (DPO) pada Januari dengan ketemuan di warung nasi goreng Jalan Prapanca. (fer/gus)
DJ Fermenta Divonis 7 Bulan Penjara, Jaksa Banding
Kamis 17-09-2020,17:57 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,07:47 WIB
Diikuti 600 Pesepeda, KAI JLS100 Tulungagung Jadi Magnet Sport Tourism
Minggu 18-10-2026,11:09 WIB
Tragis, Anak Down Syndrome di Rungkut Meninggal Diduga Jadi Korban Bullying Teman Sebaya
Minggu 18-10-2026,12:33 WIB
Kisah Pilu Anak Down Syndrome di Rungkut Sebelum Meninggal, Didera Penyakit Kompleks dan Kerap Dibully
Minggu 18-10-2026,11:01 WIB
Kurang dari 24 Jam, Polres Ngawi Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Loker Kasir
Minggu 18-10-2026,13:08 WIB
Kasus Arisan Meow Surabaya, Mourin Sebut 33 Member Tak Penuhi Kewajiban Pembayaran
Terkini
Senin 19-10-2026,01:05 WIB
Kejari Tanjung Perak Surabaya Perkuat Pengawasan Proses Hukum Melalui FGD
Senin 19-10-2026,00:05 WIB
Polres Gresik Sapa Jemaat dan Perkuat Silaturahmi
Minggu 18-10-2026,22:55 WIB
Stok BBM Dipastikan Mencukupi, Polres Blitar Kota Minta Warga Tak Khawatir
Minggu 18-10-2026,22:41 WIB
Said Abdullah Bantu Modal Usaha Pedagang Warung Sederhana di Sumenep
Minggu 18-10-2026,22:30 WIB