Jember, Memorandum.co.id - Seorang anak di bawah umur berinisial IN (15), warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember menjadi korban pemerkosaan secara bergilir oleh 8 pria dewasa usai berpesta miras, Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 16.00 sore, lalu. Ke-8 pelaku melakukan pemerkosaan secara bergilir di tengah perkebunan milik PTPN yang berada di Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember tepatnya di pinggir sungai kecil yang berada di tengah perkebunan. "Kedelapan pelaku melakukannya secara bergilir, satu orang memegangi korban (IN) satu menyetubuhinya dan seterusnya sampai 8 orang," kata Kapolsek Tanggul, AKP Sugeng kepada awak media, Selasa (8/9/2020) mengutip pengakuan korban saat dilakukan penyidikan. Sugeng menerangkan, perbuatan melawan hukum ini terungkap setelah korban yang masih berstatus sebagai pelajar kelas 10 di salah satu SMK di Kecamatan Tanggul ini melaporkan perbuatan ke Polsek Tanggul didampingi orang tuanya. "Mendapat pelaporan, anggota melakukan penyelidikan dan penangkapan 5 pelaku tertangkap di rumahnya, sementara 3 pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya melarikan diri dan sedang dalam pengejaran polisi," terang Sugeng. Kelima pelaku pemerkosaan yang berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Tanggul masing-masing berinisial R dan AM warga Kecamatan Bangsalsari, AJ, SR dan N warga Kecamatan Tanggul. Sementara pelaku yang melarikan diri berinisial F, D dan F masing warga Kecamatan Tanggul. Saat ini kelima pelaku bersama barang bukti berupa 1 buah rok panjang, celana dalam milik korban dan jaket warna hitam milik tersangka diamankan di Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut. "Penyidik menjeratnya dengan pasal 81 ayat 1 dan pasal 82 ayat 1 UU RI no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun," ujar Sugeng. Diceritakan, terjadinya pemerkosaan secara bergilir terhadap IN berawal setelah pertemuan dengan seorang temannya berinisial R dan A di Jalan Penggungan Desa Klatakan. Usai melakukan percakapan, R mengajak IN untuk bermain ke areal perkebunan. Sesampai di perkebunan mereka bertemu dengan segerombol laki-laki (para pelaku-red) yang tidak dikenal sebelumnya sedang melakukan pesta miras. "Sesuai pengakuan R, jarak tempat duduk R, A dan IN dan tempat pelaku yang melakukan pesta miras sekitar 15 meter," ucap Sugeng. Tak lama kemudian, usai melakukan pesta miras, salah satu dari 8 pelaku berinisial N menghampiri R, A dan IN dan mengajak IN dengan paksa yang diikuti pelaku lainnya, sementara R dan A tetap berada di tempat semula. "Karena dipaksa, IN akhirnya mengikuti N dengan dibonceng sepeda matic merk Scoopy IN dibawa ke arah timur, sementara pelaku lainnya mengikutinya dari belakang," ujar Sugeng. Namun, ketika sesampai di area sungai kecil yang tidak berair (kering) yang berada di tengah kebun, pria tersebut menghentikan laju sepeda motor dan turun serta memaksa IN untuk turun juga. "Setelah IN turun dari motor, IN dipaksa turun ke sungai dengan diikuti pelaku lainnya dan terjadilah pemerkosaan yang dilakukan secara bergilir," pungkasnya.(edy)
Bejat, 8 Pria Gilir Gadis di Bawah Umur di Perkebunan
Selasa 08-09-2020,14:52 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 24-09-2026,19:54 WIB
Dua Bandit Tepergok Curi Honda Vario di Parkiran Showroom, Sontak Jadi Bulan-Bulanan Warga Surabaya
Kamis 24-09-2026,22:20 WIB
Faktur Pajak TBTS Seret Direktur PT TBNP, Negara Rugi Rp 996 Juta di Sidoarjo
Jumat 25-09-2026,06:32 WIB
Kejagung Mutasi 16 Pejabat Sekaligus, Ini Daftar Lengkap Pergeseran Jabatan
Kamis 24-09-2026,16:54 WIB
Bongkar Scam Trading Saham-Kripto Berkedok Investasi, Polda Jatim Sita Uang Rp81 Miliar
Kamis 24-09-2026,18:08 WIB
Polda Jatim Bongkar Peran 3 Tersangka Scam Trading Saham-Kripto
Terkini
Jumat 25-09-2026,16:20 WIB
BHG Tekankan Human Touch dan Pengalaman Autentik dalam Ekspansi Manajemen Hotel di Indonesia
Jumat 25-09-2026,16:09 WIB
Geledah Lebih dari 11 Jam, KPK Sita Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim
Jumat 25-09-2026,15:45 WIB
Avanza Tabrak Truk Fuso di Pantura Situbondo, Korban hanya Luka Lecet
Jumat 25-09-2026,15:35 WIB
Aksi Humanis Dokkes Polresta Malang Kota pada Unjuk Rasa Hari Tani
Jumat 25-09-2026,15:17 WIB