Nurul meminta pemerintah memperkuat alternatif penanganan karhutla melalui pemadaman dari darat dengan melibatkan personel TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, dan masyarakat.
BACA JUGA:BNPB Cari Satu Kru Helikopter Water Bombing yang Jatuh di Sungai Barito
Pemantauan titik panas, teknologi deteksi dini, serta penggunaan pesawat tanpa awak juga perlu dioptimalkan.
"Dengan demikian, penanganan karhutla tidak sepenuhnya bergantung pada operasi helikopter, terutama ketika kondisi penerbangan tidak memungkinkan," tandas Nurul.
Sebelumnya, helikopter jenis Eurocopter EC225LP Super Puma jatuh di perairan Sungai Barito, tepatnya di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu 8 November 2026.
Insiden tersebut terjadi saat helikopter melakukan operasi pengeboman air atau water bombing.
Helikopter bernomor registrasi VH-HGM tersebut membawa tiga orang kru penerbangan.
Armada bernomor seri (MSN) 2878 itu merupakan helikopter milik swasta yang dikontrak BNPB untuk operasi pengeboman air.
BACA JUGA:BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Musim Hujan 2026/2027
Satu kru bernama Yayan Soepiang Suri masih dalam proses pencarian.
Sementara itu, dua kru lainnya yang telah ditemukan adalah Hugh Andrew John Page dan Michael John Beteridge.
Keduanya merupakan pilot berkewarganegaraan Australia.
Mini kidi--
Sebelum insiden tersebut, satu unit helikopter Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat jatuh di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu 4 November 2026.
Helikopter tersebut akhirnya ditemukan dan dievakuasi ke daratan pada Sabtu 7 November 2026. (*/nov)