BACA JUGA:Drainase Jalan Tunjungan Tersumbat Lemak, DPRD Surabaya Minta Sumber Limbah Diusut
Genangan yang muncul tidak berlangsung lama karena aliran air dapat mengalir dengan cepat menuju saluran utama.
Menurut DSDABM, kondisi tersebut tidak terlepas dari pengerukan, pembersihan, dan normalisasi saluran yang rutin dilakukan petugas sebelum memasuki musim hujan.
Meski demikian, pemerintah kota tetap mengawasi sejumlah kawasan rawan genangan, antara lain Nginden Intan, Manyarrejo, Semolowaru Elok, Wisma Mukti, Raya Tenggilis Mejoyo, Kendangsari, dan Jemursari.
BACA JUGA:Proyek Saluran Flyover Banyuurip Surabaya Dikebut, Ditargetkan Rampung November 2026
Pengawasan juga dilakukan di kawasan Tanjungsari, Tambak Mayor, Asem Mulya, serta Margomulyo yang masih berpotensi mengalami genangan saat hujan deras.
Di kawasan tersebut, DSDABM mengoptimalkan keterpaduan antara saluran yang telah dinormalisasi dan kesiapan rumah pompa terdekat untuk meminimalkan risiko banjir. (alf)