Polres Lamongan Sinergi Bareng NU-Muhammadiyah Jaga Kamtibmas

Rabu 21-10-2026,12:39 WIB
Reporter : Syaiful Anam
Editor : Fatkhul Aziz

LAMONGAN, MEMORANDUM.CO.ID - Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D. memperkuat sinergi dengan dua organisasi keagamaan terbesar, PCNU dan PD Muhammadiyah Kabupaten Lamongan, melalui pertemuan silaturahmi di Lobby Polres Lamongan pada Selasa 20 Oktober 2026.

Pertemuan strategis ini berfokus pada dua agenda besar: pengamanan puncak Hari Santri Nasional (HSN) bersama PCNU dan pemberantasan narkoba/miras di kalangan remaja bersama PD Muhammadiyah guna memastikan wilayah Lamongan tetap aman, tertib, dan kondusif.

BACA JUGA:Bacok Remaja Pakai Celurit, 5 Anggota Silat Dicokok URC Jaka Tingkir Polres Lamongan

Dalam sesi pertama, Kapolres didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan menyambut Ketua Panitia Hari Santri, Nurul Anwar, beserta pengurus PCNU Lamongan. Pertemuan ini membahas persiapan puncak peringatan HSN yang akan digelar pada Minggu 25 Oktober 2026 dalam bentuk jalan sehat sepanjang 4 kilometer yang berpusat di Alun-Alun Lamongan.


Mini kidi--

Kapolres menegaskan bahwa seluruh fungsi kepolisian telah diinstruksikan untuk mengawal jalannya acara.

BACA JUGA:Satpolairud Polres Lamongan Gelar Patroli Skala Besar di Perairan Laut Lamongan

"Kami sudah menyusun langkah-langkah pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional berjalan aman, tertib, dan lancar," ujar AKBP Adhytiawarman, Rabu 21 Oktober 2026.

Pihak kepolisian berkomitmen mendukung penuh kegiatan sesuai kewenangan dan mengajak PCNU terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas.

BACA JUGA:Gelar Ngobras Bareng HMI dan GMNI, Kapolres Lamongan Beri Peringatan Tiga Hal Terkait Konflik Sosial

Sesi kedua dilanjutkan dengan menerima jajaran pengurus PD Muhammadiyah Lamongan yang dipimpin langsung oleh sang Ketua, KH. Drs. Shodikin, M.Pd. Dalam kesempatan ini, pihak Muhammadiyah memberikan apresiasi atas kinerja Polres Lamongan, khususnya dalam pengaturan lalu lintas pagi di berbagai persimpangan kota.

Namun, fokus utama yang ditekankan oleh PD Muhammadiyah adalah darurat pembinaan generasi muda. Mereka mendesak adanya kolaborasi masif antara kepolisian, lembaga pendidikan, dan pemerintah desa untuk memperluas penyuluhan bahaya narkoba serta minuman keras (miras) di kalangan remaja, termasuk di sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah.

BACA JUGA:Jumat Berkah, Satpolairud Polres Lamongan Dengarkan Aspirasi Puluhan Nelayan

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Lamongan memastikan program penyuluhan sekolah sudah masuk dalam agenda rutin yang akan dilakukan secara merata dan kontinu.

"Pihak kami terus berupaya untuk melakukan perbaikan dan memperluas jangkauan program penyuluhan agar dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Lamongan, tentunya dengan dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak termasuk dari pengurus PD Muhammadiyah," tegas Kapolres.

Kategori :