Pipa Petrokimia Gresik Bocor akibat Proyek Long Storage di Surabaya, Perbaikan Dikebut

Rabu 14-10-2026,14:19 WIB
Reporter : Wendy Setiawan
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Kebocoran pipa air milik PT Petrokimia Gresik di kawasan Tambak Mayor, Surabaya, Selasa, 13 Oktober 2026 langsung ditangani bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. 

Kedua pihak berkoordinasi untuk mempercepat perbaikan jaringan pipa yang rusak akibat aktivitas penggalian menggunakan alat berat. Pipa berbahan Glass Reinforced Plastic (GRP) tersebut mengalami kerusakan saat berlangsung pengerjaan tampungan air atau long storage oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya. 

Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Nuril Huda, mengatakan tim teknis perusahaan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya langsung mendatangi lokasi setelah kejadian untuk melakukan penanganan awal.

BACA JUGA:Bikin Geger, Pipa Bocor Picu Semburan Lumpur di Jalan Dupak Rukun

Sebagai langkah pengendalian, Petrokimia Gresik menghentikan operasional pompa pada jaringan pipa terdampak sejak Selasa pukul 12.30 WIB. Langkah tersebut berhasil menghentikan aliran air dari titik kebocoran.


Mini kidi--

"Sejak awal, kami bersama BPBD Kota Surabaya langsung bergerak melakukan penanganan di lokasi kejadian. Aliran air pada titik kebocoran telah berhasil dihentikan, dan saat ini kami terus berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk memastikan proses perbaikan berjalan dengan baik hingga jaringan pipa kembali berfungsi normal," ujarnya.

Meski semburan air telah berhenti, pemeriksaan dan perbaikan jaringan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi pipa aman sebelum kembali dioperasikan. Nuril menjelaskan, pipa yang rusak merupakan bagian dari jaringan penyaluran air Pengolahan Air Gunungsari milik Petrokimia Gresik.

BACA JUGA:Semburan Air di Tol Dupak Surabaya Bukan dari Pipa PDAM, Ternyata Milik Petrokimia Gresik

Untuk mempercepat penyelesaian, Petrokimia Gresik bersama DSDABM Pemkot Surabaya telah menggelar rapat koordinasi. Dalam pertemuan tersebut, Pemkot Surabaya menyatakan dukungan terhadap proses perbaikan, termasuk menyiapkan tenaga kerja selama 24 jam.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Pemkot Surabaya, Adi Gunita, membenarkan kerusakan pipa terjadi saat pengerjaan long storage menggunakan alat berat. Proyek tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mengurangi genangan air hujan di kawasan Tambak Mayor.

"Pekerjaan pembuatan tampungan air atau long storage ini dilakukan untuk membantu penanganan genangan air hujan di sekitar lokasi. Terkait kerusakan jaringan pipa yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, kami telah berkoordinasi dengan Petrokimia Gresik dan menyiapkan dukungan tenaga kerja selama 24 jam. Kami berkomitmen untuk terus mendukung proses perbaikan hingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik," tambahnya.

BACA JUGA:Cegah Pipa Bocor Saat Proyek Drainase, DSDABM dan PAM Surabaya Terapkan Pengerjaan Paralel

Di sisi lain, Nuril mengapresiasi respons cepat Pemkot Surabaya, khususnya DSDABM dan BPBD, dalam penanganan kebocoran tersebut. Menurutnya, koordinasi antarpihak diperlukan agar perbaikan berjalan lancar dengan tetap mengutamakan keselamatan dan meminimalkan dampak terhadap masyarakat sekitar.

Ia juga memastikan kebocoran pipa tersebut tidak mengganggu kegiatan operasional Petrokimia Gresik. Perusahaan telah menyiapkan langkah mitigasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran kegiatan selama proses perbaikan berlangsung.

Kategori :