Gresik, memorandum.co.id - Tingkat pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Gresik masih cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang terkena tilang dan ada motor yang disita. Di Kota Pudak, mayoritas masyarakat yang ditilang berasal dari kalangan pekerja swasta. Jenis pelanggarannya pun bervariasi. Mulai dari tidak memakai helm hingga surat kendaraan yang tidak lengkap. "Kebanyakan tidak punya surat izin mengemudi (SIM)," ungkap Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto P melalui Kanitturjawali Ipda Darwoyo. Sedangkan bagi pengguna knalpot brong, motor langsung dikeler ke kantor satlantas. Bisa diambil kembali, ketika onderdil sudah diganti dengan yang standar. Darwoyo menambahkan, selama Agustus ini ada 88 pelanggar yang ditilang oleh pihaknya. Dengan klasifikasi mayoritas dari pekerja swasta kemudian dari kalangan remaja. "Selain menindak kendaraan yang melanggar lalu lintas saat berkendara, kami juga menindak kendaraan yang parkir di larangan parkir," tandasnya. (and/har/fer)
Jumlah Pelanggar Lalin di Gresik Cukup Tinggi, Mayoritas Tidak Punya SIM
Selasa 01-09-2020,19:17 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB