Sumenep, Memorandum.co.id - Ketua Asosiasi Petambak Garam (APG) menuding PT Garam menjual hasil garamnya ke perusahaan dengan harga murah. Praktik ini dituding menyebabkan harga garam rakyat anjlok. Penyebab harga garam rakyat semakin anjlok karena PT Garam menjual garamnya kepada salah satu perusahaan garam yang sebetulnya perusahaan itu adalah pasar garam rakyat. Garam yang dijual ke perusahaan pengimpor garam kualitas sangat bagus dengan harga Rp 350 ribu per ton. Dengan harga tersebut tentu menyebabkan harga garam semakin anjlok. "Sebenarnya tidak masalah, asalkan harga jangan sampai di bawah perusahaan membeli garam rakyat," kata Abdul Hayat, Ketua Asosiasi Petambak Garam (APG), Selasa (1/9/2020). Perlu diketahui, kualitas garam milik PT Garam sangat bagus, kemudian dijual dengan harga Rp 350 ribu per ton itu sudah jelas membuat garam milik petani semakin tidak laku. Hal itu menyebabkan sekitar 100 ribu ton garam hasil produksi tahun 2018 dan 2019 ditambah hasil produksi tahun 2020 diperkirakan sekitar 1.000 ton tidak terserap maksimal karena harga anjlok. Direktur Operasional PT Garam, Hartono mengatakan, perusahaan dalam melakukan penyerapan garam rakyat menunggu opini Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Karena serapan garam tahun 2018-2019 sekitar 150 ribu ton belum dapat dijual oleh PT Garam bahkan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan BPK. "Kami tidak bisa menjual karena rugi," tambahnya Sebab sebelumnya, PT Garam membeli garam rakyat dengan harga tinggi yakni tinggi sekitar Rp 1.275.000 per ton. Ditambah saat ini akan melakukan serapan petani tidak mau garamnya dibeli dengan harga pasaran "Mereka ingin perusahaan menyerap dengan harga Rp 700 ribu per ton kami tidak berani," ucapnya.(uri/epe)
PT Garam Diduga Jual Garam ke Perusahaan Garam dengan Harga Murah
Selasa 01-09-2020,15:10 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-03-2026,22:12 WIB
Serangan Israel AS ke Iran Bikin Selat Hormuz Ditutup, Ini Dampaknya bagi Indonesia
Minggu 01-03-2026,17:17 WIB
Travel Umrah di Surabaya Pastikan Keberangkatan Jemaah Tetap Aman, Tak Terdampak Dinamika Timur Tengah
Minggu 01-03-2026,15:38 WIB
Kemenhaj Jatim: Jemaah Umrah Tak Perlu Panik, Penerbangan ke Arab Saudi Masih Aman
Minggu 01-03-2026,16:57 WIB
Prediksi Persebaya vs Persib, Bajul Ijo Bertekad Patahkan Dominasi Maung Bandung
Minggu 01-03-2026,13:40 WIB
Infrastruktur Jember Lumpuh di 27 Titik Pascabencana, BPBD Tetapkan Kemuning Lor Status Prioritas Utama
Terkini
Senin 02-03-2026,13:26 WIB
Sembunyikan Miras di Kamar Pramusaji, Warung Remang-remang di Manyar Digerebek Polres Gresik
Senin 02-03-2026,13:24 WIB
Grafik Harga Emas Antam Hari Ini 2 Maret 2026: Naik Tajam! Cek Rincian Terbarunya
Senin 02-03-2026,13:18 WIB
Soroti RKPD Kota Madiun 2027, Ngedi Nilai Data dan Fokus Program Belum Tajam
Senin 02-03-2026,13:14 WIB
Dampak Perang AS-Israel vs Iran, BBM Langka hingga Inflasi Pangan
Senin 02-03-2026,13:14 WIB