"Kompetisi ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet mulai kelompok umur 8 tahun (KU-8) hingga KU-16 untuk mendukung peningkatan prestasi tenis Indonesa," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, cucu almarhum Jenderal TNI (Purn) Widjojo Soejono, Roy Pandhu Soejono, mengatakan peningkatan jumlah peserta menjadi hal yang patut disyukuri meskipun jumlah negara peserta mengalami penurunan.
Ia mengatakan turnamen tersebut sejak awal diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada atlet junior Indonesia mendapatkan pengalaman bertanding pada level internasional.
"Kejuaraan ini dibuat atau diselenggarakan dari awalnya itu adalah untuk memberikan kesempatan atlet-atlet junior Indonesia berkesempatan untuk bertanding di kelas internasional," ujarnya.
Gempur Rokok Illegal--
Ia berharap turnamen tersebut terus berlanjut sesuai tujuan awal dan semangat yang diwariskan oleh almarhum Widjojo Soejono.
Selain kategori internasional, turnamen tersebut juga mempertandingkan kelompok usia melalui Turnamen Diakui Pelti (TDP).
Kelompok usia yang dipertandingkan meliputi 8, 10, 12, 15, dan 16 tahun. Sekitar 200 peserta telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam kategori TDP. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga pelaksanaan turnamen. Untuk kategori internasional, panitia memperkirakan sekitar 550 peserta akan ambil bagian.