Gempur Rokok Illegal--
Generasi muda, kata Roberth, harus memiliki daya juang dan kreativitas yang dibarengi pengetahuan serta kemampuan teknis yang kuat. Hal itu diperlukan untuk menjaga ketahanan sekaligus kedaulatan energi Indonesia.
"Kalau kami-kami ini sudah ada waktunya untuk berganti, maka kita harus menyiapkan generasi-generasi muda yang memiliki daya juang dan kreativitas, tetapi juga dilengkapi dengan pengetahuan serta keilmuan yang mumpuni," ungkapnya.
Selain membuka peluang rekrutmen, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan sejumlah booth perusahaan dan anak perusahaan dalam kegiatan tersebut.
Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengenal peluang magang, PKL, dan internship. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi nilai tambah ketika mahasiswa nantinya masuk ke dunia kerja.
"Pengalaman magang, PKL, atau internship di Pertamina akan menjadi added value," tuturnya.
Roberth menegaskan, Pertamina Goes to Campus bukan hanya sarana sosialisasi perusahaan. Program tersebut diharapkan menjadi hubungan timbal balik antara Pertamina dan perguruan tinggi.
BACA JUGA:B50 Berbasis Sawit Siap Didistribusikan ke SPBU Surabaya, Pertamina Tunggu Kebijakan Pemerintah
Pertamina memperoleh kesempatan menjaring talenta terbaik, sementara mahasiswa dan kampus mendapatkan akses terhadap pengalaman serta wawasan langsung dari industri energi.
Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Andalas di Padang, serta salah satu perguruan tinggi di Kendari.
"Bukan hanya setelah lulus mereka kemudian bekerja di Pertamina, tetapi kami juga bekerja sama dengan pihak kampus untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa melakukan magang, PKL, maupun internship," pungkasnya.(ain)