Transformasi Layanan Imigrasi di Jakarta Dongkrak PNBP Rp 10,45 Triliun
Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh--
JAKARTA, MEMORANDUM.CO.ID – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mencatat capaian transformasi layanan imigrasi sebesar 101,67 persen dari target pada tahun pertama pelaksanaan program, seiring Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor keimigrasian mencapai Rp 10,45 triliun atau naik 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
BACA JUGA:32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan Masyarakat
Realisasi PNBP tersebut melampaui target penerimaan yang telah ditetapkan pemerintah.
Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Imigrasi Achmad Nur Saleh mengatakan, optimalisasi dan perbaikan kualitas layanan publik memberikan dampak ekonomi langsung terhadap keuangan negara.

Mini kidi--
BACA JUGA:Kemenimipas Buka Pendaftaran Calon Taruna/Taruni Poltekimipas 2026, Cek Formasi dan Syaratnya
"Tanda bahwa layanan yang baik justru menyumbang ke kas negara, bukan membebaninya," tegas Achmad Nur Saleh.
Selain itu, Kemenimipas melanjutkan pembenahan di berbagai lini operasional melalui 15 Program Aksi Kemenimipas yang mencakup peningkatan layanan keimigrasian serta program pembinaan dan kemandirian pemasyarakatan.
Pada sektor keimigrasian, pembenahan difokuskan pada penguatan layanan digital melalui digitalisasi penuh pemrosesan dokumen dan layanan keimigrasian untuk memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, serta transparansi bagi masyarakat.
BACA JUGA:Imigrasi Tanjung Perak Edukasi Keimigrasian kepada 200 Pelajar SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik
Pembenahan juga menyasar pemeriksaan di pintu masuk negara melalui peningkatan pengawasan lalu lintas orang dengan optimalisasi teknologi perlintasan modern seperti autogate.
Kemenimipas juga mencanangkan Zona Integritas untuk mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi di seluruh kantor unit layanan keimigrasian.
Menurut Achmad, seluruh pembenahan dan pelaksanaan 15 program aksi diarahkan untuk menghadirkan pelayanan imigrasi yang ramah dan memudahkan masyarakat Indonesia sekaligus menjaga kedaulatan pintu gerbang negara.
BACA JUGA:Kementerian PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik di Kementerian HAM
Sumber:









