Gempur Rokok Illegal--
Tantangan yang dihadapi Menteri Keuangan baru pun tidak ringan. Hendry menyinggung risiko pelebaran defisit APBN 2026 yang perlu terus dikendalikan agar tidak melampaui batas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Di sisi lain, APBN juga harus menopang berbagai program pemerintah dengan kebutuhan anggaran besar, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sejumlah proyek strategis lainnya.
“Kita lihat nanti. APBN memang menanggung belanja besar untuk beberapa proyek seperti MBG dan lainnya. Ini tentu menjadi tantangan besar dalam melakukan efisiensi,” jelasnya.
Menurut Hendry, keberhasilan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan nantinya akan sangat ditentukan oleh kemampuan menjaga disiplin fiskal di tengah kebutuhan belanja pemerintah yang besar.
Ia juga berharap koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia semakin solid, terutama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan kepercayaan pasar. “Untuk rupiah, semoga koordinasi dan sinergi Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan yang baru semakin solid,” pungkas Hendry. (ain)