1.059 Lulusan Unitomo Didorong Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Minggu 06-09-2026,20:11 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Endradi

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya mewisuda 1.059 lulusan dari jenjang diploma hingga doktor di Dyandra Convention Center Surabaya sekaligus mendorong mereka segera memasuki dunia kerja dan menciptakan lapangan kerja, Minggu 6 September 2026.

Namun, bagi Unitomo, wisuda bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa. Kampus tersebut kini memasang target lebih agresif agar para lulusannya mampu segera masuk ke dunia kerja sekaligus mengambil peran dalam menghadapi bonus demografi Indonesia.

BACA JUGA:Unitomo Surabaya Resmi Luncurkan Program Doktor Ilmu Hukum

Rektor Unitomo Prof Dr Siti Marwiyah mengatakan, berdasarkan data Pusat Karier dan Tracer Study (PKTS) Unitomo, sekitar 87 persen lulusan saat ini telah memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari tiga bulan.


Mini kidi--

"Target kami, mayoritas lulusan Unitomo harus terserap kerja dalam waktu kurang dari satu bulan. Ini adalah komitmen institusi kami," ujar Prof Siti.

Upaya tersebut mulai terlihat dari proses rekrutmen yang berjalan bersamaan dengan momentum wisuda. Sekitar 250 calon wisudawan disebut tengah mengikuti proses rekrutmen di dua perusahaan mitra besar Unitomo.

Prof Siti menyampaikan apresiasi kepada para mitra industri yang turut membuka akses rekrutmen bagi lulusan, di antaranya Ir Ramu Surachman selaku Direktur Utama PT BAP dan Gunawan, Owner PT Aspindo Mutual.

BACA JUGA:Unitomo Deklarasi Kampus Bebas Rokok, Siapkan Sanksi hingga Tim Yustisi

Unitomo juga terus memperkuat kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi profesi serta menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan dan isu strategis nasional, seperti ketahanan pangan dan transformasi ekonomi.

Langkah itu dinilai penting karena para lulusan yang dilepas tahun ini memasuki dunia kerja pada momentum bonus demografi Indonesia.

Mengacu pada data BPS 2025, Siti menyebut jumlah penduduk usia produktif Indonesia mencapai sekitar 199 juta jiwa. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat menjadi kekuatan besar apabila mampu diisi sumber daya manusia yang kompeten dan berani menciptakan peluang.

"Jika bonus demografi adalah peluang bangsa, maka Unitomo adalah salah satu ibu yang melahirkan masa depan itu. Bangsa ini membutuhkan orang yang pintar menggunakan peluang dan berani mengambil risiko," tegasnya.

Pesan agar lulusan tidak sekadar mencari pekerjaan juga disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof Dr Dyah Sawitri SE MM.

BACA JUGA:Wamen HAM RI Mugiyanto Raih Gelar Magister dari Unitomo Surabaya

Kategori :