Eastjava Pickleball Championship di Surabaya Dibuka, Diikuti 850 Peserta dari 6 Negara

Sabtu 29-08-2026,14:45 WIB
Reporter : Anwar Hidayat
Editor : Muhammad Ridho

Ia menegaskan, pickleball bukan sekadar olahraga yang tengah populer. PB IPF membangun olahraga tersebut melalui pembinaan dari akar rumput agar mampu melahirkan atlet berkualitas dan bersaing di level internasional.

"Memang pickleball ini olahraga yang benar-benar murah, merakyat, dan benar-benar sehat," terangnya.

BACA JUGA:Sindikat Meterai Ilegal Dibongkar, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp1 Triliun

Nazaruddin juga menyebut pickleball telah masuk dalam salah satu cabang yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Masuknya pickleball ke PON menjadi salah satu target utama PB IPF dalam mengembangkan olahraga tersebut di Indonesia.

"Target utamanya memang pickleball ini harus masuk di turnamen PON. Jadi itu sudah beres. Kita lagi nyiapin untuk ajang-ajang internasional," jelasnya.

BACA JUGA:Tahap 2 Kasus Alih Fungsi Tanah Negara Klayar Segera, Kejari Lamongan Masih Koordinasi

Popularitas pickleball di Indonesia sendiri disebut mulai meningkat dalam dua tahun terakhir. Meski sudah dikenal sekitar tujuh hingga delapan tahun lalu, olahraga tersebut kini berkembang pesat. Di Jabodetabek tercatat sekitar 425 lapangan, sedangkan di Jawa Timur jumlahnya disebut telah mencapai hampir 500 lapangan.

Nazaruddin berharap pickleball semakin dikenal dan menjadi olahraga pilihan masyarakat. Menurutnya, kemajuan bangsa juga harus dibarengi dengan masyarakat yang sehat.

"Ke depan memang pickleball harus olahraga yang benar-benar merakyat. Indonesia mau maju ke depan, harus rakyatnya semua sehat. Kalau mau sehat, ya olahraganya pickleball," tutupnya. (yat)

Kategori :