Blitar, memorandum.co.id - Aparat kepolisian menjaga ketat empat jalur utama akses jalan masuk ke Kota Blitar. Penyekatan dilakukan sebagai bentuk pelarangan masuk Blitar bagi warga perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari luar daerah. PSHT akan melaksanakan pengesahan warga baru di Blitar. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela SH SIK MH mengatakan, penyekatan dilakukan di empat titik yakni perbatasan Kediri, Tulungagung, dan Kabupaten Malang. “Wilayah perbatasan Blitar dilakukan penyekatan. Harapanya tidak ada warga PSHT dari luar daerah yang masuk Blitar saat pengesahan warga PSHT di Blitar. Penyekatan ini juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan menghindari penumpukan massa. Sebagaimana kita tahu saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19,” ungkap Leonard Sinambela. Dikatakannya, kepolisian bersama TNI mengimbau kepada peserta untuk bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Bila bertindak anarkis dan berbuat aksi seperti konvoi ugal-ugalan petugas akan melakukan tindakan tegas. “Tindakan tegas dan tindakan hukum akan kami berikan bila ada yang melanggar. Bila ada konvoi nanti akan kami kawal sampai tempat tujuan. Ini upaya kami agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. Sekadar diketahui, dilaporkan ada 994 warga baru PSHT akan melaksanakan pengesahan di Blitar. Untuk melaksanakan protokol kesehatan, pengesahan akan dilakukan di empat lokasi. Di antaranya di Kecamatan Udanawu, di Padepokan Kanigoro, Kademangan, dan Garum. Sebagai upaya menjaga kondusifitas wilayah, pengamanan kali ini melibatkan 1.400 personel gabungan dari Polres Blitar, Polres Blitar Kota, Brimob dan TNI. "Pengamanan kali ini kami terjunkan 1.400 personel,” pungkas Kapolres Blitar Kota. (pra/fer)
Polres Blitar Kota Konsentrasi Pengamanan PSHT
Jumat 21-08-2020,20:20 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 08-05-2026,12:42 WIB
Wujudkan Zero Halinar, Lapas Jember Gandeng TNI-Polri Razia Blok Hunian dan Tes Urine Massal
Jumat 08-05-2026,21:46 WIB
Lapas Arjasa Sumenep Deklarasikan Pemasyarakatan Bersih Narkoba dan HP Ilegal
Jumat 08-05-2026,12:25 WIB
Tiga Tahun Buron, Predator Anak di Sugio Lamongan Akhirnya Diringkus Polisi
Jumat 08-05-2026,19:33 WIB
Yusuf Hamka Puji Ketegasan Presiden Prabowo Berantas Pihak yang Rugikan Negara
Jumat 08-05-2026,21:59 WIB
Dinsos Jatim Pulangkan Enam Orang Telantar Disabilitas Mental ke Jawa Barat
Terkini
Sabtu 09-05-2026,10:59 WIB
Jatim Punya Karantina Terpadu Pertama di Indonesia, Gubernur Khofifah: Ekspor-Impor Lebih Cepat dan Efisien
Sabtu 09-05-2026,10:16 WIB
Dorong Revisi UU Penyiaran, DPD RI dan KPID Jatim Soroti Ketimpangan Regulasi Media Digital
Sabtu 09-05-2026,10:01 WIB
Polri Mutasi Ratusan Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda hingga Direktur Dirotasi
Sabtu 09-05-2026,09:48 WIB
Dana BPKH Tekan Biaya Haji 2026: Jemaah Dapat Subsidi Rp33 Juta, Cukup Bayar Rp54 Juta
Sabtu 09-05-2026,09:26 WIB