Foto maupun video yang beredar di media sosial dan menuding anaknya mengemis dinilainya sebagai dokumentasi lama.
BACA JUGA:Alami Patah Tulang Leher dan Paha, 2 Petugas Korban Kericuhan Pesta Rakyat Dijenguk Wawali Cak Ji
Sementara itu Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (Cak Ji) mengungkapkan bahwa pihak Agustin sebenarnya telah menghubungi Rumah Aspirasi sejak Februari lalu, namun saat diminta datang langsung untuk klarifikasi dan mediasi, Agustin tidak kunjung hadir.
"Si Agustin ini semenjak bulan Februari sudah chat. Laporan bahwa anaknya disuruh meminta-minta. Nah, kita kan enggak percaya begitu saja. Saya bilang, Ya sudah, datang saja kamu ke Rumah Aspirasi, tapi dia enggak mau," ucap Cak Ji.
BACA JUGA:Wawali Cak Ji Dampingi Korban Tuntut Ganti Rugi Dugaan Penipuan Sembako Murah di Surabaya
Lebih lanjut, menanggapi aduan tersebut Cak Ji menegaskan pentingnya melihat fakta di lapangan agar tidak terjebak opini di media sosial yang berpotensi merugikan pihak-pihak tidak bersalah.
"Ayu itu sendiri suruh telepon saya, nanti kita mediasi di Rumah Aspirasi. Tadi sudah ditelepon supaya permasalahannya clear. Katanya mau datang ke Rumah Aspirasi. Kita tunggu apakah beneran datang atau tidak," jelas Cak Ji. (yat)