Lilik meminta uang kepada Anom dan menjanjikan dapat mengurus perkara di KPK. Kemudian, Anom melalui Gus Haris memeras sejumlah perangkat daerah dan pihak swasta dengan total Rp1,98 miliar yang Rp1,2 miliar diantaranya diberikan kepada Lilik. Sebagai informasi, Setya merupakan anggota kepolisian yang ditugaskan di KPK.