Kompol Hariagung Alumni Unair Ciptakan Terobosan Kepolisian Berbasis Psikologi dan Teknologi

Rabu 29-07-2026,09:27 WIB
Reporter : Lailatul Nur Aini
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pendekatan psikologi tidak hanya relevan di ruang konseling atau dunia akademik, tetapi juga terbukti efektif dalam mendukung tugas kepolisian. Hal tersebut ditunjukkan oleh Kompol M. Hariagung Julianto, perwira Polri yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Jakarta Timur.

Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) angkatan 1994 yang akrab disapa Pak Injun itu memanfaatkan keilmuan psikologi sebagai fondasi dalam memimpin personel serta menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. 

BACA JUGA:Profil Putri Agustina, Sinden Muda asal Blitar Siap Guncang Panggung Hiburan demi Lestarikan Budaya Jawa

Menurutnya, pemahaman terhadap perilaku manusia menjadi modal penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.

"Psikologi mengajarkan saya untuk memahami cara berpikir, kebutuhan, dan perilaku masyarakat. Dalam tugas kepolisian, pendekatan seperti ini sangat membantu untuk membangun kepercayaan dan mencari solusi yang tepat bagi setiap persoalan," ujar Kompol Hariagung, yang dikutip Memorandum pada Rabu, 29 Juli 2026.


Gempur Rokok Illegal--

Salah satu keberhasilannya terlihat saat memimpin sebuah wilayah pada masa pandemi COVID-19. Ketika daerah tersebut masuk kategori zona merah dengan tingkat penularan yang tinggi, ia memilih pendekatan berbasis psikologi sosial untuk membangun kepedulian dan solidaritas warga. 

BACA JUGA:Profil Kuntadi: Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah, Ini Rekam Jejaknya

Melalui kolaborasi dengan puskesmas dan tokoh masyarakat, warga didorong untuk saling membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang menjalani isolasi mandiri.

"Ketika masyarakat merasa menjadi bagian dari solusi, mereka akan lebih mudah bergerak bersama. Saat itu kami berupaya membangun rasa memiliki dan kepedulian antarwarga sehingga tidak ada keluarga yang merasa sendirian menghadapi pandemi," tuturnya.

Strategi tersebut membuahkan hasil positif. Tingkat partisipasi masyarakat meningkat, kepatuhan terhadap protokol kesehatan semakin baik, dan wilayah yang dipimpinnya berhasil keluar dari status zona merah hingga menjadi zona hijau. Model penanganan tersebut kemudian menjadi referensi bagi sejumlah wilayah lain.

BACA JUGA:Profil DJ Meme Chen: Berawal dari Hobi, Sukses Menggebrak Panggung Hiburan Tanah Air

Tidak hanya fokus pada aspek sosial, Kompol Hariagung juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam mendukung tugas kepolisian. Ia menggagas aplikasi SIPAGI (Sistem Informasi Patroli Digital), sebuah sistem yang memungkinkan pemantauan aktivitas patroli secara real-time. 

Inovasi ini membantu memastikan kehadiran personel di lapangan sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan keamanan di lingkungan masyarakat.

"Melalui SIPAGI, kami dapat memantau kegiatan patroli secara langsung sehingga kehadiran anggota di lapangan lebih terukur. Tujuannya tentu untuk meningkatkan rasa aman masyarakat," paparnya. 

Tags :
Kategori :

Terkait