Untuk semakin meyakinkan korban dan keluarganya, pada akhir Mei 2026 MA juga menghadiri acara kelulusan korban di salah satu SMA di Surabaya dengan mengenakan seragam dinas Polri lengkap.
Kebohongan MA akhirnya terbongkar pada Rabu, 24 Juni 2026. Saat hendak kembali mendatangi rumah korban, statusnya sebagai anggota Polri palsu terungkap setelah dilakukan pengecekan oleh kepolisian.