Program Home Care Jember Tuai Apresiasi DPR RI, Kemenkes, dan BP Taskin, Siap Jadi Percontohan Nasional

Jumat 24-07-2026,19:23 WIB
Reporter : Febri Irawan
Editor : Endradi

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Program Home Care yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendapat apresiasi dari Anggota Komisi VI DPR RI, Kementerian Kesehatan RI, hingga Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin). Layanan dokter dan perawat yang mendatangi rumah warga itu bahkan didorong menjadi percontohan nasional, Jumat 24 Juli 2026.

Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian mengatakan Program Home Care merupakan terobosan yang layak dibanggakan karena dinilai menjadi yang pertama di Indonesia.

"Home Care ini mungkin yang pertama di Indonesia. Kita harus bangga menjadi warga Jember karena daerah ini menjadi percontohan di Indonesia," katanya.

BACA JUGA:Wamenkes Puji Program Home Care Jember, Dorong Jadi Percontohan Nasional

Menurut Kawendra, Program Home Care sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

"Semangat Presiden Prabowo adalah memikirkan kehidupan masyarakat dari hulu hingga hilir, mulai dari gizi, pendidikan, hingga kesehatan," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu menilai keberadaan Home Care membuktikan kader Presiden mampu menerjemahkan program pemerintah pusat menjadi pelayanan nyata di daerah.

"Sampaikan kepada Pak Presiden bahwa kader Presiden di Jember sudah memberi contoh menghadirkan dokter keluarga bagi masyarakat tidak mampu melalui Home Care," tegasnya.

Selain sektor kesehatan, Kawendra mengungkapkan perjuangannya membawa berbagai program bantuan bagi masyarakat Jember, mulai sambungan listrik gratis hingga program bedah rumah.

"Tahun lalu sekitar 7.000 sambungan listrik sudah kami perjuangkan, tahun ini sekitar 6.000 lagi. Jember juga mendapat alokasi bedah rumah yang besar," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Oktavianus. Menurutnya, layanan kesehatan yang mendatangi pasien secara langsung merupakan inovasi yang berpihak kepada masyarakat dan layak dikembangkan secara nasional.

"Saya senang melihat Bupati Jember memiliki kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Program Home Care ini sangat mulia karena dokter dan perawat mendatangi langsung rumah pasien," katanya.

Benyamin bahkan meminta Bupati Jember Muhammad Fawait mempresentasikan Program Home Care di hadapan jajaran Kementerian Kesehatan agar dapat dijadikan model pelayanan kesehatan nasional.

"Kalau bisa tahun 2027 Jember menjadi role model dan tahun 2028 menjadi program nasional," harapnya.

Dukungan serupa datang dari Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule. Ia menilai Home Care merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat rentan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, masyarakat miskin, dan warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.

Kategori :