Kebakaran di Manyar Gresik: Amukan Si Jago Merah Hanguskan 3 Rumah, Toko, dan Musala

Jumat 24-07-2026,08:01 WIB
Reporter : Achmad Willy Alva Reza
Editor : Muhammad Ridho

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Petaka melanda warga Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (23/7) sore. Amukan si jago merah menghanguskan lima bangunan sekaligus yang terdiri dari tiga rumah warga, satu toko, dan satu bangunan musala. Akibat peristiwa ini, dua warga dilarikan ke fasilitas medis usai pingsan akibat syok dan menghirup asap pekat.

Informasi yang dihimpun Memorandum, gumpalan asap hitam pekat mulai membubung tinggi sekitar pukul 15.30 WIB. Titik api ditengarai berasal dari area rumah milik Sarwo Edi. Hembusan angin kencang di lokasi kejadian membuat kobaran api cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Selain rumah Sarwo Edi, api beruntet meratakan rumah milik Chusni dan Chasnia. Toko milik pasangan suami istri (pasutri) Suhali dan Cholidah serta Musala Darul Ikhsan yang berada di samping kanan-kiri titik awal kebakaran ikut ludes dilalap si jago merah.

BACA JUGA:Polisi dan Damkar Ngawi Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Tebu PG Soedhono di Widodaren


Gempur Rokok Illegal--

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Gresik, Suyono mengatakan, api membesar dengan sangat cepat dan memicu kepanikan warga setempat. 

“Warga langsung mengumumkan kebakaran tersebut lewat pengeras suara masjid. Karena angin cukup kencang, api cepat membesar dan menjalar membakar rumah huni, toko, dan mushola yang berada sebelah kanan kirinya,” kata Suyono, Jumat 24 Juli 2026.

Setelah diumumkan di masjid, puluhan warga pun bergotong royong memadamkan api menggunakan ember dengan air dari tambak. Namun, upaya itu tak membuahkan hasil karena api terlanjur membesar. 

“Warga menggunakan ember secara estafet sambil menunggu pasukan damkar datang. Akan tetapi tidak efektif dikarenakan api sangat besar dan sudah menjalar ke mana-mana,” tuturnya.

BACA JUGA:Usai Kebakaran TPA Benowo, Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan dan Siagakan Damkar

Sekitar pukul 17.00 WIB, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan delapan unit mobil suplai air milik DPKP Gresik dan JIIPE datang ke lokasi. Petugas gabungan pun segera berjibaku untuk menjinakkan api. 

Api baru benar-benar dinyatakan padam setelah enam jam, tepatnya sekitar pukul 21.25 WIB. Meski begitu, beberapa rumah warga sudah hangus terbakar akibat amukan di jago merah. 

Selain itu, dua orang warga juga dilaporkan jatuh pingsan dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih berupaya mencari tahu penyebab pasti dari kebakaran tersebut. 

“Untuk kronologi masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan perkiraan kerugian juga masih diselidiki,” tandasnya. (rez)

Kategori :