Bejat, Paman Sodomi Keponakan di Blitar, Digarap Usai Khitan

Rabu 22-07-2026,16:46 WIB
Reporter : Abdul Aziz W
Editor : Udin

BLITAR,MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ulah paman bejat di Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar ini  tak pantas dilakukan. Bagaimana tidak,  tega mencabuli  alias mensodomi keponakannya sendiri hingga lima kali.  Kasus pencabulan itu  kini ditangani aparat Satreskrim Polres Blitar Kota.

SW (40), warga Udanawu akhirnya ditetapkan tersangka dan ditahan. Sementara korbannya masih pelajar SMP berusia 15 tahun yang notabene  keponakan pelaku. Pelaku yang juga pekerja serabutan itu dijerat dengan pasal perlindungan anak.

Barang bukti yang disita baju lengan pendek dan celana pendek warna hitam. "Sudah ditetapkan tersangka dan ditahan. Kasusnya pencabulan  terhadap seorang anak,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudy Kuswoyo, Rabu 22 Juli 2026. 

Dia mngatakan awal petaka itu ketika korban baru saja selesai khitan pada 2023 lalu. Tersangka datang untuk menjeguk. Keluarga tak curiga karena tersangka juga terhitung masih keluarga sendiri alias paman. Saat pertemuan itu,  korban mengeluh sakit usai khitan. Tersangka  pun mengatakan bakal mengobati.

BACA JUGA:Sebarkan Rekaman VCS Mantan Pacar, Pria Blitar Diamankan Polres Ngawi


Gempur Rokok Illegal--

Akhirnya korban diajak ke belakang. Saat itulah korban dipaksa untuk  memasukkan alat vital ke mulutnya. Korban yang takut tak bisa berbuat banyak karena sempat diancam.”Itu berulang kali  pada 2023,” katanya. 

 Nah, pada September  2025  tersangka datang ke rumah korban dan mengajak  untuk jalan jalan ke kebun. Sesampainya di kebun kembali tersangka memaksa korban untuk  mengulangi perbuatan seperti kali pertama. Puncaknya,  tersangka mensodomi korban. Aksi bejat tersangka dilakukan berulang kali. Korban tak bisa melawan karena memang sempat diancam. 

BACA JUGA:Gus Ipul Murka Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Pati, Desak Hukuman Seumur Hidup

 Pada bulan Juni 2026 orang tua korban melihat perubahan pada perilaku. Akhirnya mengecek  ponsel korban dan menemukan obrolan di Whatsapp antara korban dan tersangka. Selanjutnya orang tua korban memanggil dan menayakan hal tersebut hingga mengaku telah sering diperlakukan oleh tersangka.

Bak disambar geledek, orang tua melaporkan kejadian ke kantor polisi. “Begitu dilaporkan sempat kabur, tetapi akhirnya berhasil diamankan dan kini ditahan,”’ pungkasnya. (dul)

Tags :
Kategori :

Terkait