TPS Perkuat Layanan Multimoda dan Transhipment di Tanjung Perak

Minggu 05-07-2026,17:14 WIB
Reporter : Oskar Rio
Editor : Endradi

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat layanan logistik multimoda internasional dan pengembangan transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak sebagai upaya meningkatkan efisiensi rantai pasok dan daya saing logistik nasional, Minggu 5 Juli 2026.

Penguatan layanan tersebut menjadi pembahasan dalam kunjungan lapangan dan rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama sejumlah kementerian, BUMN, dan pelaku usaha logistik.

Kegiatan itu dihadiri perwakilan Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Pelindo Regional 3, Pelindo Terminal Peti Kemas (Pelindo TPK), KAI Logistik, serta sejumlah asosiasi, antara lain GPEI, ALFI, GINSI, Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia (PPLI), dan perusahaan pelayaran internasional CMA CGM.

BACA JUGA:Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen, Segmen Internasional Naik 11 Persen di Tengah Ketidakpastian Global


Mini Kidi Wipes.--

Rombongan juga meninjau jalur kereta api menuju pelabuhan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan operasional layanan logistik multimoda.

Asisten Deputi Pengembangan BUMN Infrastruktur dan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, mengatakan integrasi layanan kereta api dengan pelabuhan menjadi solusi untuk mempercepat arus barang sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

“Pemerintah terus mendorong terwujudnya ekosistem logistik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Integrasi layanan kereta api dengan pelabuhan dan jaringan pelayaran internasional menjadi solusi konkret untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat arus barang, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global,” ujarnya.

TPS memiliki peran strategis sebagai simpul konektivitas antara Stasiun Surabaya Benteng dan terminal peti kemas sehingga mendukung distribusi ekspor dan impor yang lebih efisien.

Selain itu, pengembangan layanan transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak diharapkan mampu mengonsolidasikan arus peti kemas dan menekan biaya logistik nasional.


Gempur Rokok Illegal--

Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Widodo, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan konektivitas, efisiensi operasional, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat Pelabuhan Tanjung Perak sebagai hub logistik Indonesia timur.

"Dengan tersedianya jalur rel kereta api logistik sampai di dalam area kerja terbatas TPS, efisiensi operasional melalui peremajaan alat-alat bongkar muat utama, elektrifikasi, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus kami tingkatkan," kata Wahyu. (rio)

Kategori :