DPRD Surabaya Warning Proyek APBD 2026, DSDABM Targetkan Proyek Drainase Rampung November

Sabtu 04-07-2026,16:48 WIB
Reporter : Arif Alfiansyah
Editor : Udin

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – DPRD Kota Surabaya mengingatkan seluruh proyek APBD 2026 dikerjakan tepat waktu, mengutamakan keselamatan kerja, dan tidak mangkrak. Sementara Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya menargetkan proyek drainase, saluran, rumah pompa, dan bozem rampung pada Oktober hingga November 2026.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, menegaskan seluruh pekerjaan fisik yang telah direncanakan dan dianggarkan harus dilaksanakan sesuai target agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat.

"Tentunya apa yang sudah direncanakan dan dianggarkan harus dikerjakan sebagaimana mestinya serta dipastikan sesuai target dan tidak mangkrak supaya hasil pembangunan bisa dirasakan masyarakat," tegas Bahtiyar, Sabtu 4 Juli 2026.

Selain itu, Bahtiyar menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja menyusul insiden kecelakaan pada salah satu proyek box culvert beberapa waktu lalu.

"Catatan penting lainnya adalah evaluasi terhadap proses pembangunan agar mengutamakan keselamatan, termasuk keselamatan pengguna jalan, sehingga tidak terjadi lagi musibah yang menimpa warga Surabaya beberapa waktu lalu," jelasnya.

BACA JUGA:Proyek Drainase Jalan Prof dr Moestopo Picu Kemacetan, Pemkot Surabaya Percepat Pengerjaan


Mini Kidi Wipes.--

Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya perlu memperketat pengawasan terhadap kontraktor dan pelaksana proyek agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, DPRD Kota Surabaya mengapresiasi inspeksi mendadak yang dilakukan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam mengawasi pelaksanaan proyek di lapangan.

Bahtiyar menilai langkah tersebut merupakan bentuk pengawasan langsung untuk memastikan seluruh program yang telah disepakati bersama DPRD berjalan sesuai perencanaan.

"Saya sangat mengapresiasi langkah Wali Kota dalam sidak beberapa hari terakhir. Poin penting dari kegiatan itu tentunya Pak Wali Kota ingin memastikan langsung program yang telah direncanakan dan disetujui bersama DPRD berjalan sebagaimana mestinya," tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya diharapkan mengikuti ketegasan wali kota dalam mengawal pelaksanaan proyek.

"Harapannya ke depan para kepala dinas dan jajaran lainnya bisa mengikuti langkah tegas wali kota terhadap perencanaan yang ada, mengingat semua itu dilakukan untuk kebaikan dan kemajuan Kota Surabaya," jelasnya.

BACA JUGA:Evaluasi Banjir Surabaya, DPRD Desak Pemkot Fokus Normalisasi Ketimbang Proyek Fisik Baru


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan pengerjaan proyek pengendali banjir telah dimulai secara bertahap sejak April hingga Mei 2026 dan dipercepat pada Juni serta Juli di sejumlah titik rawan.

"Kita selesaikan bertahap, lokasinya tersebar di beberapa titik, ada yang bulan September, Oktober dan November selesai,” ujar Hidayat.

Menurutnya, pengerjaan di Surabaya timur meliputi pembangunan saluran u-ditch, rumah pompa, penambahan kapasitas pompa di Wonorejo 2 (Medokan), serta pembangunan rumah pompa dan saluran box culvert di sekitar SMA 14 Surabaya, Tenggilis.

"Di Tenggilis itu saat ini kita bangun saluran dan rumah poma untuk mengatasi banjir di kawasan tersebut. Nanti outletnya langsung ke Sungai Jagir. Jadi kita akan bor dan disalurkan ke Sungai Jagir," terang Hidayat.

Selain itu, pembangunan juga dilakukan di Surabaya barat melalui pemasangan box culvert di Tanjungsari, pembangunan bozem, rumah pompa di Tambak Mayor, kawasan bawah jembatan layang, serta wilayah Benowo.

Sementara itu, di Surabaya selatan dan pusat, pemasangan box culvert dilakukan di kawasan Margorejo, Jalan Prof Dr Moestopo, Panjang Jiwo, Tenggilis, dan Jemursari untuk memaksimalkan sistem pengendalian banjir.

Hidayat menambahkan penambahan kapasitas pompa dilakukan karena infrastruktur bangunan air yang ada dinilai belum optimal mengurangi debit air saat intensitas hujan tinggi. (alf)

 
 
Kategori :