Gresik, Memorandum.co.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik sudah mulai membahas syarat pencalonan bupati dan wakil bupati tahun 2020, baik pasangan bakal calon yang diusung dari partai politik, gabungan partai politik maupun independen. Jika pasangan calon (Paslon) sudah ditetapkan, para calon diberi waktu 71 hari untuk masa kampanye. Ketua KPU Gresik, Ahmad Roni mengatakan, syarat pencalonan bagi yang melalui jalur parpol atau gabungan parpol minimal harus mendapatkan dukungan 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari surat suara sah pada pemilu terakhir. Pada pemilu 2019 lalu, sebanyak 730.648 suara sah. Maka, 25 persen dari jumlah suara sah tersebut sebanyak 182.662 suara. "Total jumlah kursi yang ada di DPRD Gresik sebanyak 50 anggota. 20 persen itu sama dengan 10 kursi anggota dewan," ujar Roni, Senin (10/8). Selain itu harus dibuktikan dengan rekomendasi dari dewan pimpinan pusat (DPP) partai politik yang mengusung dan dibubuhi tanda tangan ketua umum atau sebutan lain sekretaris jendral. Surat tersebut nantinya diserahkan ke KPU. Untuk masa pendaftaran sendiri akan dibuka pada tanggal 04 - 06 September mendatang. Setelah itu, KPU akan menetapkan paslon yang memenuhi syarat dan ketetapan. Berkenaan dengan masa kampanye setelah penetapan paslon, KPU Gresik masih memberikan kelonggaran. Di masa pandemi covid-19 seperti ini, kampanye akan diatur agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Ke depan tidak ada perubahan masa kampanye, tetap 71 hari. Yakni mulai 26 September - 05 Desember 2020 mendatang. "Semula kampanye ada yang mengusulkan disingkat. Tapi aturan tetap seperti sebelumnya," imbuhnya. Kampanye bisa dilakukan dengan beberapa cara. Seperti pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dialog, debat publik atau debat terbuka antar paslon, penyebaran bahan kampanye kepada umum dan pemasangan alat peraga kampanye (APK). Di masa pandemi ini, jika kampanye dilakukan dengan metode pertemuan, maka harus mematuhi protokol kesehatan. Antara lain, membatasi jumlah peserta yang hadir dan menegakkan physical distancing. "Pengaturan ruangan dan tempat duduk harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dan wajib mematuhi ketentuan mengenai status penanganan covid-19," tandasnya.(and/har)
KPU Gresik: Masa Pandemi, Kampanye Hanya 71 Hari
Selasa 11-08-2020,15:34 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB