KEDIRI, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Persik Kediri resmi mengumumkan perpisahan dengan bek kiri andalannya, Yusuf Meilana, setelah hampir sembilan tahun menjadi bagian penting tim berjuluk Macan Putih, Selasa 16 Juni 2026.
Pemain bernomor punggung 7 tersebut menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan kebangkitan Persik Kediri.
Yusuf merupakan putra daerah asli Kediri yang turut mengantarkan Persik Kediri meraih gelar juara Liga 3 pada 2018 dan Liga 2 musim 2019.
Keberhasilan tersebut membawa Persik Kediri kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.
BACA JUGA:Sambut Musim Baru, Persik Kediri Rombak Struktur Manajemen
Mini Kidi Wipes.--
Selama berseragam Persik Kediri, Yusuf mencatatkan sekitar 125 penampilan di berbagai kompetisi resmi dengan kontribusi 3 gol dan 8 assist.
Pada musim 2025/2026, ia tampil sebanyak 14 kali sebelum dipinjamkan ke Bali United pada paruh musim.
Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas yang diberikan Yusuf selama membela klub.
“Selama hampir satu dekade, Yusuf tidak hanya menjadi bagian dari skuad sebagai pemain, tetapi juga saksi berbagai perjalanan, tantangan, dan prestasi yang dilalui Persik Kediri,” ujar Rachmad Tri Kuncara.
Menurutnya, kontribusi dan penampilan Yusuf akan tercatat dalam sejarah perjalanan Persik Kediri.
BACA JUGA:Diberangkatkan Ketua DPRD, Prosesi Ritual 1 Suro di Pamoksan Joyoboyo Kediri Sedot Ribuan Pengunjung
Gempur Rokok Illegal--
Selain memiliki kualitas teknis yang baik, pemain berusia 28 tahun tersebut juga dinilai sebagai sosok pemimpin dan panutan bagi pemain muda.
“Yusuf Meilana akan selalu menjadi bagian tak tergantikan dari sejarah klub. Yusuf selama ini juga menjadi panutan bagi para pemain muda,” tambahnya.
Manajemen Persik Kediri meyakini pengalaman dan kualitas yang dimiliki Yusuf akan membawanya meraih kesuksesan di klub berikutnya.
“Kami sangat berterima kasih atas loyalitas, dedikasi, serta semua kerja keras Yusuf selama ini. Kami mendoakan yang terbaik dalam setiap langkah berikutnya,” pungkas Kuncara. (roh/fai)