BACA JUGA:Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pengurus Perbakin Surabaya Dipolisikan
Demi memulihkan kondisi psikologis korban DS yang saat ini kasusnya tengah ditangani oleh Satres PPA dan PPO Polrestabes Surabaya, Perbakin Surabaya menyambut baik sinergi dari pihak eksternal. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya diketahui telah menawarkan bantuan pendampingan psikologis gratis untuk korban.
Evaluasi total langsung dilakukan oleh Perbakin Surabaya agar insiden serupa tidak kembali terulang di lingkungan olahraga menembak.
Perbakin Surabaya akan membentuk wadah pelatihan resmi untuk atlet tembak reaksi, khususnya di bidang Airsoft International Practical Shooting Confederation (AIPSC). Pelatih yang ditunjuk wajib lolos uji kompetensi tinggi serta memiliki rekam jejak psikologis yang baik.
BACA JUGA:Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pengurus Perbakin Surabaya Dipolisikan
Hadi menjelaskan bahwa Perbakin Surabaya akan menambah jumlah titik kamera pengawas (CCTV) di seluruh area lapangan tembak, baik milik Perbakin Surabaya maupun Perbakin Jawa Timur.
Perbaki juga mengimbau secara masif agar orang tua senantiasa melekat dan mendampingi putra-putrinya selama sesi latihan maupun saat mengikuti perlombaan.
"Tanggung jawab anak sepenuhnya berada di pihak orang tua. Kami dari pengurus mengawasi secara sistem, namun pendampingan langsung dari orang tua adalah benteng pencegahan yang paling utama," pungkas Hadi. (alf)