Kebakaran Hebat di Sidoyoso, Ruko Ludes Terbakar, Satu Orang Tewas

Minggu 31-05-2026,12:29 WIB
Reporter : Anwar Hidayat
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Amukan si jago merah melahap habis sebuah ruko dua lantai di kawasan Sidoyoso IV, Surabaya, pada Minggu 31 Mei 2026 dini hari.

Bangunan yang berfungsi sebagai gudang penyimpanan, tempat merakit sepeda angin, sekaligus hunian tersebut kini hanya menyisakan puing-puing setelah hangus terbakar.

BACA JUGA:Kebakaran di Bangsal Mojokerto, Rumah Warga Ludes Dilalap Api


Mini Kidi Wipes.--

Insiden memilukan ini memakan korban jiwa berinisial TLN (68), seorang lansia yang menghuni ruko tersebut dan ditemukan meninggal dunia.

Api dilaporkan mulai berkobar saat kondisi masih gelap buta sekitar pukul 02.22 WIB, mengingat banyaknya material yang mudah tersulut di dalam ruko, api merambat dengan sangat agresif ke seluruh bagian bangunan. 

BACA JUGA:Tewaskan 2 Orang, Kebakaran di Sawahan Surabaya Akibat Korsleting Charger Motor Listrik

Jasad korban ditemukan di lantai dua, tepat di area depan kamar mandi. Diduga kuat, kepulan asap pekat dan kobaran api yang mengepung membuatnya kehilangan akses untuk menyelamatkan diri.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, membenarkan adanya satu korban tewas dalam insiden kebakaran ini.

BACA JUGA:Tragis! Kebakaran Rumah di Sawahan Surabaya, 2 Korban Tewas di Kamar Mandi

Berdasarkan keterangannya, penghuni lainnya berhasil meloloskan diri dari maut, kecuali korban yang terjebak di lantai atas.

“Objek yang terbakar adalah toko perakitan dan penjualan sepeda angin. Bangunan tersebut juga digunakan sebagai tempat tinggal. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri, kecuali satu orang yang terjebak di lantai dua dan ditemukan meninggal dunia di area kamar mandi,” ujar Laksita.

BACA JUGA:Jawab Kebutuhan Kawasan Industri, DPRD Gresik Perkuat Perda Penanganan Kebakaran

Muncul dugaan bahwa korban sempat berusaha mencari jalan keluar melalui pintu belakang, namun, suhu panas yang ekstrem serta api yang sudah terlanjur membesar menyulitkan korban untuk keluar.

Laksita menegaskan bahwa tim di lapangan telah mengerahkan upaya maksimal guna menjinakkan api dan mencoba mengevakuasi korban yang terperangkap di tengah kobaran.

Kategori :