JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kecelakaan Tol Jombang terjadi saat Isuzu Elf berpenumpang 22 orang terguling akibat ban belakang kiri pecah di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo), Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Sabtu 30 Mei 2026.
Sebuah kendaraan Isuzu Elf yang membawa 22 penumpang terguling di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) tepatnya di wilayah Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.
Mini Kidi Wipes.--
Kecelakaan diduga dipicu pecahnya ban belakang kiri saat kendaraan melintas di atas Jembatan Sungai Brantas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.
Kendaraan bernomor polisi M 7082 UH yang dikemudikan Ahmad Fauzi (40) itu tengah mengangkut rombongan warga Kabupaten Sampang, Madura, menuju Blitar.
Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo Yuni Rihal menjelaskan kendaraan melaju di lajur kiri dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam sebelum insiden terjadi.
“Ban belakang sisi kiri tiba-tiba pecah saat kendaraan melintas di Jembatan Sungai Brantas. Pengemudi kehilangan kendali, kendaraan oleng ke kanan dan akhirnya terguling hingga menutup sebagian lajur jalan,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, Isuzu Elf mengalami kerusakan cukup parah.
BACA JUGA:Parah, Warga Berebut Solar Tumpah dari Truk Tangki yang Kecelakaan di Tol Jombang - Mojokerto
Sejumlah kaca kendaraan pecah dan bagian depan kendaraan ringsek akibat benturan saat terguling.
Dari total 22 orang di dalam kendaraan, 18 penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
Salah satu korban, Abril (42), warga Kabupaten Sampang, mengalami luka berat dan langsung mendapat penanganan medis.
Sementara itu korban luka ringan antara lain Faida (11), Zainal (10 bulan), Saimah (20), Zainal (2), Suringa (70), Sofi (10), Siti (50), Sia (65), dan Muadah (45).
Gempur Rokok Illegal--
Penumpang lainnya yakni Anwar (23), Sumiati (37), Suraidah (28), Kholil (17), Subhan (14), Suriyeh (45), Nur (35), Nisto (45), Arifin (17), Subaki (50), Romli (18), serta pengemudi Ahmad Fauzi dilaporkan selamat.
Menurut Yuni, seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat penanganan medis di lokasi maupun fasilitas kesehatan terdekat.
“Mayoritas penumpang merupakan warga Kabupaten Sampang. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapat penanganan dari petugas medis,” katanya.
BACA JUGA:Tabrakan Maut Dua Truk di Tol Jombang-Mojokerto, Satu Penumpang Tewas
Petugas Astra Tol Jomo bersama kepolisian dan tim ambulans bergerak cepat melakukan evakuasi korban serta menyingkirkan kendaraan dari badan jalan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kemacetan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas tol.
Hingga proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di lokasi kejadian tetap berjalan meski sempat mengalami perlambatan akibat penanganan kecelakaan. (war)