GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Polisi menangkap salah satu pelaku perampokan disertai penembakan yang terjadi di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik pada April 2025 lalu. Tersangka yang telah diamankan yakni F (43) serta barang bukti sepucuk senjata api revolver.
Warga Desa Gunungeleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura itu ditembak tim Resmob Satreskrim Polres Gresik usai melawan saat diamankan di Desa Batuporo Barat, Kedungdung, Sampang.
BACA JUGA:Pelaku Perampokan Toko Emas Wonokromo Surabaya Diduga Pemain Lama
Mini Kidi Wipes.--
“Tersangka F kami lakukan tindakan tegas terukur karena melawan saat diamankan tim Resmob,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Senin 25 Mei 2026.
Aksi yang dilakukan F bersama beberapa rekannya itu menyasar karyawan SPBU Damarasih 5461123, Desa Krikilan yang tengah mengantar uang ke salah satu bank untuk order BBM. Para pelaku menggasak uang sebesar Rp130,9 juta milik SPBU.
BACA JUGA:Perampokan Toko Emas di Pasar Wonokromo: Korban Dihajar di Kamar hingga Dipaksa Serahkan PIN ATM
“Pada saat kejadian, F merupakan pelaku yang membawa sepucuk senjata api jenis revolver dan menjadi eksekutor yang menembakkan senpi saat menjalankan perampokan,” tuturnya.
Aksi kriminalitas jalanan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Senin 14 April 2025. Bermula saat pegawai SPBU 5461123 Damarasih, Junaidatur Rabiah (44) bersama rekan kerja, Hermanto hendak mengirim uang SPBU ke salah satu bank.
Uang untuk order BBM yang dibawa Rabiah itu diketahui senilai Rp130,9 juta. Saat sampai di depan PT Merak, motor Kawasaki Blitz R bernopol W 3858 XC yang dikendarai keduanya dipepet oleh empat orang yang menggunakan dua sepeda motor metik.
BACA JUGA:Perampokan Toko Emas Wonokromo Surabaya, Polisi Kantongi Ciri-Ciri Pelaku
Sesampainya di Jembatan Larangan Jalan Raya Desa Krikilan, uang yang disimpan di dalam tas kresek itu ditarik oleh pelaku, sehingga jatuh dan tercecer di jalan raya. Karena takut, Rabiah pun spontan berteriak meminta tolong warga.
Gempur Rokok Illegal--
Salah warga yang berupaya menolong, Ibnu Sandi Kurniawan (27), ditembak oleh F yang membawa revolver. Tembakan itu mengenai tepat di kaki kanan korban hingga harus dilarikan ke RS Petrokimia Driyorejo.
“Selanjutnya pelaku mengambil uang di tas kresek tersebut dan membawa kabur. Uang yang dirampok oleh para pelaku nominalnya kurang lebih Rp 130.925.672,” tutur Arya.